Batu Bara | Tempotimur.com
Guna mengatasi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), Pemerintah Pusat melalui Kementerian ESDM dan Komisi VII DPR RI, memberikan bantuan mesin konversi BBM ke bahan bakar gas (BBG), sepaket dengan tabung gas 3 kg serta oli kepada sejumlah nelayan Tradisional Kabupaten Batu Bara.
Bantuan disalurkan Pemerintah Kabupaten Batu Bara sebanyak 217 paket kepada nelayan, di pusatkan desa perupuk Kecamatan Limapuluh Pesisir Kabupaten Batu Bara, Selasa (21/11/2023).
Bantuan ini diserahkan langsung Bupati Batu Bara Ir. Zahir M.AP, didampingi Anggota komisi ll DPRD Kabupaten Batu Bara Choirul Bariah, Kadis Perikanan dan Peternakan Antoni Ritonga beserta Kabid dan Kasi, Camat Limapuluh Pesisir dan Kades serta Organisasi nelayan HNSI, KNTI, PNTI dan Para nelayan penerima batuan.
Dalam sambutan nya, Bupati Batu Bara Ir. Zahir M.AP, mengungkapkan, pada pertengahan 2022 lalu, Kementerian ESDM telah menyampaikan kepada pemerintah Kabupaten Batu Bara melalui Dinas Perikanan dan Peternakan bahwa ada Program kemitraan Kementerian ESDM dan Komisi Vll DPR RI Berupa bantuan paket Konversi BBM ke BBG untuk Kapal penangkap ikan yang akan direalisasikan di 2023.
Program Konversi BBM ke BBG ini, kata Bupati di tujukan untuk Kapal perikanan nelayan yang di operasikan dengan mesin penggerak berbakat bensin. Bantuan mesin baru yang telah dilengkapi dengan alat konverter Gas.
“Konversi BBM ke BBG untuk kapal perikanan ini bertujuan untuk menghemat biaya operasional bahan bakar nelayan, yang dapat menghemat hingga lebih dari 50/% biaya dibanding bahan bakar BBM, “ jelas Bupati.
Lanjut Bupati setelah dilakukan. Proses Verivikasi oleh tim pengawas, bantuan 217 paket, Kecamatan Nibung hangus 3 paket, Tanjung tiram 12 paket. Talawi 34 paket, Limapuluh Pesisir 116 paket dan Kecamatan Medang Deras 52 paket.
Di akhir penyerahan bantuan tersebut juga dilakukan sosialisasi bagaimana cara penggunaan dan perawatan kepada seluruh nelayan penerima hingga dalam pengoperasian nya tidak ada kendala.
Penulis : Ham

















