BATU BARA | TEMPO TIMUR – Warga Nelayan Desa Gambus Laut merasa khawatir dengan penampakan Buaya katak berkeliaran di aliran Sungai Kuba, Desa Gambus Laut, Kecamatan Limapuluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara.
Saksi mata menceritakan, Buaya ukuran besar berkeliaran di aliran sungai. kekhawatiran nelayan saat melintasi sungai pun meningkat, belum selesai masalah 3 ekor buaya yang masih berkeliaran yang 1 ekornya sangkut di rawai pancing dan dibawa pulang oleh Nelayan saat melaut di Booting melintang Perairan Kuala gambus laut pada 01 Mei 2023 lalu.
“Sekarang ada lagi Buaya yang ukuran besar muncul di aliran Sungai, kami menduga itu jenis Buaya Katak bentuknya Pendek” ujar warga
Buaya terlihat di aliran sungai, saat mau berangkat melaut sekira pukul 9:30 Wib, setibanya di daerah Pematang polong terlihat di pinggir seekor Buaya ukuran besar diduga sedang mengintip anal lembu yang sedang berada di pinggir aliran sungai.
Saat itu terlihat matanya sebesar buah jengkol, diperkirakan panjangnya sekitar 3 meter lebih sedangkan besarnya sekitar dua keping papan lebih.
Sebelumnya warga juga sempat heboh, saat anak menemukan buaya ukuran sedang menangkap burung bangau. Sempat dijaring namun tidak berhasil di tangkap.
“Saya saksi hidup, saya minta instansi yang terkait segera menangkapnya, karna kami sudah sangat resah, mau masang bubu di sungai pun sudah tidak berani, apalagi anak -anak kami sering mandi di sungai itu,” ungkapnya.
Dia juga berharap dan meminta tolong agar keresahan masyarakat segera direspon, “Tolonglah direspon keresahan kami, kami berharap Tim SAR turun menangkapnya, kami siap ikut bersama-sama membantu, “harapnya.
Menurutnya penangkapan itu harus dilakukan pada malam hari, sebab Buaya itu akan muncul dimalam hari. Terang Edi Mantan Kepala Dusun VIII Desa Gambus Laut kepada Tempotimur.com Kamis 22 Juni 2023.
Hingga berita ini ditayangkan Kepala Badan (Kaban) BPBD Kabupaten Batu Bara Ahmadan Khoir saat dihubungi telepon seluler dan Whatsappnya belum ada jawaban.
M. Hamdani





























