Kejari Nabire Gelar Lelang Barang Rampasan Rp126 Juta: Motor Mewah hingga Kayu Merbau Siap Ditawar!

- Penulis

Senin, 8 Desember 2025 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Nabire — TempoTimur.com

 

Kejaksaan Negeri (Kejari) Nabire menggelar penjualan langsung barang rampasan negara secara terbuka di halaman kantor mereka pada Senin (8/12) pagi ini, pukul 10.00 WIT hingga 12.30 WIT.

Acara ini menarik perhatian warga setempat setelah daftar barang bukti dari berbagai perkara pidana dipublikasikan sebelumnya melalui media cetak dan media sosial resmi Kejari Nabire, lengkap dengan rincian nama barang, spesifikasi, kondisi, serta harga limit penawaran. Total nilai limit seluruh barang mencapai Rp126.091.000, menjadikan lelang ini sebagai momen penting bagi masyarakat Nabire untuk mengakses aset hasil penegakan hukum dengan harga terjangkau.

Beragam barang bukti dari perkara berbeda mendominasi daftar lelang, mulai dari kendaraan roda dua hingga komoditas pangan, elektronik, dan kayu olahan bernilai tinggi. Beberapa sepeda motor menonjol, seperti Yamaha Vixion putih dari perkara Andreas Pigai (nomor mesin 3C1-1015680, nomor rangka MH33C1205CK015877, tahun 2010) dengan limit Rp3.453.000 dalam kondisi mesin rusak ringan namun body dan chasis rusak berat; Yamaha Jupiter Z1 dari perkara Yoseni Tatogo (nomor rangka MH31DY0020J115661, tahun 2012) limit Rp1.860.000 dengan mesin rusak berat; Yamaha Vixion merah hitam tanpa TNKB dari perkara Selfius Gobay (tahun 2013) limit Rp4.383.000 kondisi serupa rusak berat di berbagai komponen; Honda Verza merah lengkap nomor rangka MH1KC5219EK127600, mesin KC52E1126583, dan polisi P 2840 QE dari perkara Marten Degei alias Awibipa (tahun 2013) limit Rp4.223.000; serta Honda Beat Street hitam-merah dari perkara Philipus Takimai alias Oyak (tahun 2016) limit Rp5.606.000 dengan kerusakan lebih ringan pada sebagian besar bagian.

Baca Juga  Dukung Kelestarian Alam, Irwasda Polda Kalteng Bersama Kabidhumas Hadiri Pelepasan Orang Utan

Tak ketinggalan barang sehari-hari seperti beras, mencakup 200 kg campuran merek Rumah Bugis dan 237, 18 karung Rumah Bugis 40 kg, 18 karung 237 40 kg, serta 43 karung Kelinci 10 kg, dengan total limit Rp446.000 dalam kondisi rusak berat. Sementara itu, deretan telepon genggam berbagai merek dan tipe juga dilelang, termasuk Samsung S21 harga sebesar Rp1.078.000; OPPO A5 2020 putih harga sebesar Rp400.000; Realme 7 harga sebesar Rp592.000; Samsung J2 Prime gold harga sebesar Rp.304.000; OPPO hitam harga sebesar Rp.312.000; OPPO Reno 5 F harga sebesar Rp.464.000; Redmi Note 10 Pro hitam harga sebesar Rp.720.000; dan OPPO CPH2239 biru navy harga sebesar Rp432.000, semuanya kondisi rusak ringan.

Baca Juga  Pidato Perdana Presiden Prabowo Sebut Swasembada Pangan dan Energi Penting

Puncak daftar lelang adalah kayu olahan merbau, disimpan di somel CV Inti Promadona, Kelurahan Kimi, dengan volume masif: kontainer SPNU 277254-9 (662 keping, 22,1457 m³), SPNU 287093-0 (537 keping, 21,9877 m³), plus empat tumpukan (173 keping 4,0879 m³; 127 keping 3,4896 m³; 108 keping 4,6837 m³; 112 keping 3,4975 m³), total limit Rp101.818.000 dalam kondisi rusak berat. Penjualan langsung ini mengikuti prosedur hukum untuk mengelola barang bukti yang tak lagi diperlukan, memastikan transparansi dan akses publik.

Kepala Kejaksaan Negeri Nabire, Dr. Jusak Elkana Ayomi, S.H., M.H., menegaskan komitmen lembaganya dalam penegakan hukum sekaligus optimalisasi aset negara. “Penjualan langsung barang rampasan ini bukan hanya memenuhi putusan pengadilan, tapi juga mengubah barang bukti menjadi dana negara yang bermanfaat bagi pembangunan daerah. Kami undang masyarakat Nabire hadir langsung untuk ikut serta secara adil dan terbuka,” ujar Kajari Ayomi saat membuka acara.

Baca Juga  Agus Flores: Kesempatan Polri Tabur Keberkahan Dibulan Ramadhan

Penulis Amatus.Rahakbauw. K

Penulis : Amatus Rahakbauw

Berita Terkait

Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka Korupsi, BNPB Hormati Proses KPK
Masyarakat Patut Bangga, Batu Bara Dalam Minggu ini Menerima Dua Penghargaan Tingkat Nasional
Musran Pramuka Tanjung Tiram 2026 Tetapkan Zulkifli S.Pd Sebagai Ketua Terpilih 
Darurat Karhutla, Mendagri Larang Total Pembakaran Lahan
Warga Batu Bara Sakit di Malaysia Mengharapkan Bantuan Pemerintah 
Perjuangan Berbuah Hasil, Menteri Fadli Zon Tetapkan Tenun Batu Bara Sebagai WBTbI
Wabup Syafrizal dan Pimpinan Forkopimda Asahan Tanjung Balai Ikuti Upacara HUT ke-81 TNI di Kisaran
Dukungan Mayoritas Anggota PBB Perkuat Posisi Indonesia di Papua

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka Korupsi, BNPB Hormati Proses KPK

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Masyarakat Patut Bangga, Batu Bara Dalam Minggu ini Menerima Dua Penghargaan Tingkat Nasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Musran Pramuka Tanjung Tiram 2026 Tetapkan Zulkifli S.Pd Sebagai Ketua Terpilih 

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:42 WIB

Darurat Karhutla, Mendagri Larang Total Pembakaran Lahan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Warga Batu Bara Sakit di Malaysia Mengharapkan Bantuan Pemerintah 

Berita Terbaru

Berita Utama

Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka Korupsi, BNPB Hormati Proses KPK

Kamis, 15 Okt 2026 - 13:42 WIB

You cannot copy content of this page