Sapi Berkeliaran Di Labuan Bajo, Potret Buram Di Tengah Aktivitas Pariwisata Super Premium

- Penulis

Minggu, 30 November 2025 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Labuan Bajo, NTT — Sapi berkeliaran di Labuan Bajo, potret buram di tengah aktivitas pariwisata super premium.

Fenomena sapi yang berkeliaran di tempat-tempat umum, dijalan raya, di depan kantor-kantor pemerintah dan pemukiman penduduk terus berulang di Labuan Bajo.

Pemukiman penduduk yang seharusnya bebas dari aktivitas peliharaan sapi, tetap kenyataan berbeda, dimana belasan sapi liar sengaja dibiarkan oleh pemiliknya, miris!.

Tepatnya sepanjang Jl. Raymundus Rambu No.01, RT/RW : 09/03, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, terpantau oleh awak media belasan sapi bebas berkeliaran tanpa pemilik, Minggu, 30/11/2025 siang.

Laporan warga sekitar bahwa belasan ekor sapi hampir setiap hari memadati area lahan kosong dekat pemukiman warga, dan sering melintas jalan umum bahkan keluar masuk di beberapa kompleks sekolah yang ada di sekitar Jalan Raymundus Rambu menuju Smip wilayah Desa Batu Cermin.

Baca Juga  Korban Kekerasan di Labuan Bajo Minta Polisi Usut Hingga Tuntas

Warga pun menyoroti lemahnya kontrol pemerintah dan rendahnya kesadaran pemilik ternak.

Seorang warga sekitar menyampaikan kekesalannya kepada media Tempo Timur bahwa, “Saya tidak habis pikir dengan kondisi yang ada, sapi yang berkeliaran di wilayah kami ini sangat banyak tak terhitung jumlahnya entah siapa pemiliknya, pemilik sapi-sapi yang ada seolah-olah ada aksi pembiaran, keterlaluan betul”.

“Kami warga di wilayah sini memohon agar aparat pemerintah melalui, Pemdes Batu Cermin dan Pol PP Manggarai Barat agar menindak tegas sapi yang ada kalau tidak ada pemiliknya”.

“Kami sangat resah dan tidak nyaman selama ini, sebenarnya sapi yang berkeliaran di wilayah kami sudah bertahun-tahun liar begini, bila perlu ada divisi khusus dari Pemerintah Desa dalam rangka penanganan ternak liar, supaya ada kegiatan patroli setiap hari”. Tegasnya, dengan nada kesal warga yang tak mau disebutkan namanya.

Baca Juga  Tim SAR Gabungan Evakuasi Wisatawan dari Pulau Padar Labuan Bajo

Penulis : Ricky

Berita Terkait

Pemkab Murung Raya Perkuat Sinergi Cegah Karhutla
Boni Hargens Apresiasi Respons Cepat Polri Tangani Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
Teguh Santosa: Rusia Bantah Spekulasi Liar dari Pertemuan Prabowo dan Putin di Vladivostok
Pelindo Regional 4 Fakfak Kumpulkan 343,70 Kg Sampah Botol Plastik di Area Pelabuhan
Bebie Apresiasi Gerak Cepat TNI-Polri Tangani Karhutla di Murung Raya
Dina Maulidah Apresiasi Kesiapsiagaan BPBD Hadapi Potensi Karhutla
Prabowo Bahas Penataan BUMN, 290 Perusahaan Disebut Telah Ditutup
Dina Maulidah Dorong Budaya Lokal Jadi Kekuatan Ekonomi dan Pariwisata Murung Raya

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 22:00 WIB

Boni Hargens Apresiasi Respons Cepat Polri Tangani Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 21:38 WIB

Teguh Santosa: Rusia Bantah Spekulasi Liar dari Pertemuan Prabowo dan Putin di Vladivostok

Senin, 7 September 2026 - 19:40 WIB

Pelindo Regional 4 Fakfak Kumpulkan 343,70 Kg Sampah Botol Plastik di Area Pelabuhan

Minggu, 6 September 2026 - 22:09 WIB

Bebie Apresiasi Gerak Cepat TNI-Polri Tangani Karhutla di Murung Raya

Minggu, 6 September 2026 - 20:33 WIB

Dina Maulidah Apresiasi Kesiapsiagaan BPBD Hadapi Potensi Karhutla

Berita Terbaru

Pemkab Murung Raya

Pemkab Murung Raya Matangkan Relokasi Pedagang Pasar Pelita Hilir

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:50 WIB

You cannot copy content of this page