LPHD Sipatnanam — KUPS Pala Wumpi Gelar Pelatihan Hilirisasi Pala untuk Dukung FOLU Net Sink 2030

- Penulis

Jumat, 28 November 2025 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Fakfak — Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Sipatnanam bersama Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Pala Wumpi menggelar pelatihan peningkatan kapasitas masyarakat dalam hilirisasi produk pala sebagai bagian dari implementasi program FOLU Net Sink 2030. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 27 November 2025, dipusatkan di Kampung Sipatnanam, Distrik Wartutin, Kabupaten Fakfak.

Kedatangan tim Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat disambut hangat oleh KUPS Pala Wumpi melalui prosesi pengalungan Tomang, yang juga diberikan kepada Kepala Distrik Wartutin, Hasan Woretma, sebagai bentuk penghormatan adat masyarakat setempat.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Distrik Wartutin, Hasan Woretma, dan dihadiri oleh perwakilan Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat, CDK V Fakfak, UPTD KPHP Fakfak, Kepala Kampung Sipatnanam, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh masyarakat, serta 25 anggota KUPS Pala Wumpi.

Baca Juga  Empat Bahasa Suku di Papua Barat Daya Diterjemahkan: GPdI dan Yayasan Rhema Foundation Luncurkan Proyek Alkitab

Kepala KPHP Fakfak, Thaib Wasaraka, menjelaskan bahwa pelatihan hilirisasi pala telah memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya kelompok perempuan. Menurutnya, beberapa ibu rumah tangga kini mampu memproduksi berbagai olahan pala seperti sirup pala dan sari pala yang mulai dipasarkan di tingkat lokal.

“Pelatihan ini meningkatkan keterampilan masyarakat sehingga mereka dapat menghasilkan produk pala yang berkualitas dan bernilai jual tinggi. Selain itu, kegiatan ini membantu mengurangi tekanan terhadap hutan karena masyarakat memiliki sumber pendapatan alternatif yang berkelanjutan. Program ini sejalan dengan arah kebijakan FOLU Net Sink 2030,” ujar Thaib.

Dalam penjelasannya, Hasan Woretma menyebutkan bahwa pelatihan dilaksanakan melalui tahapan sistematis agar peserta memahami seluruh proses hilirisasi.

Baca Juga  Plh Walikota Tanjung Balai Hadiri Hafiatul Ikhtitam Angkatan Ke-XIV Siswa/i Kelas VI SDIT Darul Fikri

Tahapan tersebut meliputi:

1. Pengenalan bahan baku, termasuk seleksi buah pala berkualitas dan teknik pembersihan.

2. Proses produksi, yaitu pembuatan sirup dan sari pala yang higienis, standar takaran, teknik pengemasan, serta pengendalian mutu.

3. Manajemen usaha, berupa pencatatan keuangan sederhana, penentuan harga jual, dan strategi pemasaran.

Keterlibatan kelompok perempuan dan pemuda menjadi fokus agar manfaat pelatihan menjangkau rumah tangga secara lebih luas.

Perwakilan Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat, Ricard Gatot, menegaskan bahwa pemerintah mendukung penuh pengembangan hasil hutan bukan kayu sebagai sumber ekonomi masyarakat Fakfak.

“Hilirisasi pala merupakan peluang strategis bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan tanpa merusak hutan. Pemerintah terus mendorong kelompok perhutanan sosial agar produktif dan mandiri,” ujarnya.

Baca Juga  Wabup Syafrizal Ajak Emak-Emak Pengajian Perangi Narkoba

Pelatihan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya realisasi target FOLU Net Sink 2030, yaitu keseimbangan antara serapan dan emisi sektor kehutanan di tingkat nasional.

 

Penulis : Amatus Rahakbauw

Berita Terkait

Pendeta Jhon Marani Ajak Masyarakat Papua Tidak Takut, Jadikan Musibah sebagai Momentum Introspeksi
Pelindo Regional 4 Fakfak Tetap Beroperasi di Tengah Kabut Asap Karhutla
Pelindo Regional 4 Fakfak Ikuti Sosialisasi Pengelolaan Limbah B3 untuk Jaga Lingkungan Pelabuhan
Walikota Tanjung Balai Menyambut Baik Terima Audiensi Pengcab ALTI Terbentuknya Kepengurusan dan Rencana Pelaksanaan “Tanjung Balai Trail Run 2026”
Wakil Wali Kota Tanjung Balai Bersama Ketua TP-PKK Hadiri Launching Kampus Mandiri Pangan dan Gerakan Tanam Serentak Cabai Se Sumut di Polbangtan Kementan Medan
DPRD Batu Bara Soroti Potensi PAD Masih Bocor, Minta Tim Percepatan Diisi ASN Berintegritas Tinggi
Sidak Ke Dinas Dukcapil, Wali Kota Tanjung Balai Minta Kualitas Pelayanan Publik Ditingkatkan
Lepas 845 Atlet, Semarang Targetkan 190 Emas di Porprov Jateng 2026

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:04 WIB

Pendeta Jhon Marani Ajak Masyarakat Papua Tidak Takut, Jadikan Musibah sebagai Momentum Introspeksi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:02 WIB

Pelindo Regional 4 Fakfak Tetap Beroperasi di Tengah Kabut Asap Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:59 WIB

Pelindo Regional 4 Fakfak Ikuti Sosialisasi Pengelolaan Limbah B3 untuk Jaga Lingkungan Pelabuhan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:56 WIB

Walikota Tanjung Balai Menyambut Baik Terima Audiensi Pengcab ALTI Terbentuknya Kepengurusan dan Rencana Pelaksanaan “Tanjung Balai Trail Run 2026”

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:53 WIB

Wakil Wali Kota Tanjung Balai Bersama Ketua TP-PKK Hadiri Launching Kampus Mandiri Pangan dan Gerakan Tanam Serentak Cabai Se Sumut di Polbangtan Kementan Medan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page