Jakarta — Untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur yang mudah diakses dan berkualitas, Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, mengusulkan sembilan program strategis kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Usulan tersebut disampaikan langsung dalam audiensi dengan Wakil Menteri PUPR RI, Diana Kusumastuti, di Jakarta, Selasa (30/9).
Dalam pertemuan yang juga dihadiri sejumlah Direktur Jenderal Kementerian PUPR, Dominggus Mandacan memaparkan program prioritas meliputi:
Pembangunan gedung DPR Papua Barat dan Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat.
Pembangunan lanjutan pusat layanan kanker, jantung, dan stroke di RSUD Provinsi Papua Barat.
Pembangunan Jembatan Inari di Kabupaten Kaimana sebagai penghubung antarwilayah.
Pelebaran ruas jalan Drs. Esau Sesa–Maruni di Manokwari.
Pembangunan jalan trans Papua Barat yang menghubungkan Papua Tengah dan Papua Barat Daya.
Pembangunan jaringan irigasi D.I Muturi di Kabupaten Teluk Bintuni untuk mendukung ketahanan pangan.
Penataan kawasan Danau Anggi Giji di Kabupaten Pegunungan Arfak guna mendorong ekonomi baru dan pariwisata.
Dominggus menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ini penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, menarik investasi inklusif, meningkatkan pelayanan kesehatan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Papua Barat.
Dalam audiensi tersebut, Gubernur Papua Barat didampingi Plt. Kadis PUPR Papua Barat, Heribertus H. Wiryawan, Kepala Dinas ESDM Sammy Saiba, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Papua Barat Helen Frida, serta sejumlah pejabat teknis dari Dinas PUPR Papua Barat.
Selain ke Kementerian PUPR, sebelumnya Dominggus Mandacan juga melakukan pertemuan dengan Menteri ESDM terkait pemanfaatan migas dan penataan pertambangan rakyat di Papua Barat. Usai itu, ia bertolak ke kantor pusat Garuda Indonesia untuk meyakinkan maskapai agar kembali membuka rute penerbangan Manokwari–Jakarta.
Penulis : Amatus.Rahakbauw. K









