Fakfak — Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2025 digelar di halaman Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Fakfak, Rabu (17/9/2025) pukul 08.23 WIT.
Acara ini dihadiri pimpinan KSOP Fakfak, para pegawai, mitra kerja pelabuhan, serta sejumlah tamu undangan dari berbagai instansi terkait. Sambutan Menteri Perhubungan dibacakan oleh Asisten II Setda Fakfak, Arobi Hindom, yang menekankan pentingnya insan transportasi mendukung pembangunan nasional dengan semangat “Bhakti Transportasi untuk Negeri.”
Kepala KSOP Kelas IV Fakfak, Rudi, menegaskan bahwa Harhubnas 2025 tidak boleh dimaknai sekadar seremonial tahunan, tetapi momentum memperkuat komitmen insan perhubungan dalam melayani masyarakat.
“Transportasi yang baik akan mendukung pertumbuhan ekonomi, mempererat persatuan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, mari kita jadikan tema tahun ini sebagai pedoman dalam bekerja,” ujar Rudi.
Hari Perhubungan Nasional diperingati setiap 17 September sejak 1971, sebagai gagasan Kementerian Perhubungan untuk menyatukan insan transportasi darat, laut, udara, dan perkeretaapian.
Penyelenggaraan transportasi di Indonesia memiliki dasar hukum antara lain:
UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
UU No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran
UU No. 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan
UU No. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian
Melalui regulasi tersebut, negara menegaskan bahwa transportasi adalah urat nadi pembangunan nasional sekaligus bagian dari pelayanan publik.
Dalam sambutan yang dibacakan Arobi Hindom, juga ditegaskan dukungan insan transportasi terhadap program “8+5” Presiden RI Prabowo Subianto.
8 Program Prioritas: swasembada pangan, swasembada energi, peningkatan kesehatan, pemerataan pendidikan, pembangunan infrastruktur, reformasi birokrasi, kesejahteraan sosial, serta penguatan pertahanan-keamanan.
5 Program Lanjutan: hilirisasi industri, digitalisasi pemerintahan, pembangunan desa, pengembangan ekonomi biru, serta perlindungan sosial inklusif.
Rudi menilai insan perhubungan memiliki peran strategis dalam mendukung agenda tersebut, khususnya di sektor pelabuhan dan pelayaran yang menjadi tulang punggung distribusi barang dan mobilitas orang di Papua Barat.
Sebagai daerah pesisir, Fakfak berperan vital dalam distribusi barang dan mobilitas masyarakat di Papua Barat. Harhubnas dijadikan ajang memperkuat koordinasi antarinstansi di bidang transportasi, khususnya pelayaran.
Peringatan Harhubnas 2025 di Pelabuhan Fakfak ditutup dengan doa bersama, pembagian paket sembako kepada masyarakat sekitar pelabuhan, serta pemberian hadiah kepada juara lomba yang digelar dalam rangka Harhubnas.
Penulis : Amatus.Rahakbauw.K






















