KSOP Fakfak Tegaskan Keselamatan Pelayaran Harga Mati pada Angkutan Laut Lebaran 2026

- Penulis

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Fakfak — Penyelenggaraan angkutan laut Lebaran tahun 2026 menjadi perhatian serius pemerintah dengan menitikberatkan pada keselamatan pelayaran, pelayanan publik yang maksimal, serta berbagai program bantuan bagi masyarakat seperti tiket gratis dan diskon tarif kapal.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Fakfak, Rudi, menegaskan bahwa penyelenggaraan angkutan laut Lebaran merupakan agenda nasional yang selalu menjadi indikator kualitas pelayanan transportasi kepada masyarakat.

“Setiap tahun mobilitas masyarakat pada arus mudik dan arus balik terus meningkat. Karena itu dibutuhkan perencanaan yang presisi, koordinasi yang solid, serta pelaksanaan yang profesional dan bertanggung jawab,” ujar Rudi saat dikonfirmasi TempoTimur.com di ruang kerjanya, Rabu (11/3/2026).

Menurutnya, transportasi laut memiliki peran sangat vital terutama bagi wilayah kepulauan serta daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Oleh sebab itu pemerintah memastikan seluruh armada yang beroperasi telah melalui proses uji kelaikan laut secara ketat.

Rudi menjelaskan bahwa melalui Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor 2 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran 1447 Hijriah, seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) seperti KSOP dan UPP telah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kapal penumpang, kapal penyeberangan, kapal cepat, kapal tradisional hingga kapal wisata.

Baca Juga  Pelni Tegaskan Aturan Penumpang: Larangan Miras, Rokok, hingga Sanksi Tanpa Tiket

“Tahun ini pemerintah menyiapkan 841 kapal dengan total kapasitas angkut sekitar 3,2 juta penumpang untuk melayani masyarakat selama periode mudik Lebaran,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah juga menghadirkan program tiket gratis bagi masyarakat dengan kuota lebih dari 66.000 penumpang. Pendaftaran program tersebut dibuka mulai 6 Maret 2026, dengan periode keberangkatan antara 11 Maret hingga 6 April 2026.

Tidak hanya itu, pemerintah juga memberikan diskon tarif sebesar 30 persen untuk seluruh pelayaran kapal PT PELNI kelas ekonomi dengan total lebih dari 445.000 tiket.

“Kebijakan ini bertujuan meringankan beban masyarakat sekaligus mendistribusikan arus mudik agar tidak menumpuk di satu jalur pelayaran saja,” jelasnya.

Rudi menekankan bahwa dalam pelaksanaan angkutan laut Lebaran tahun ini, tidak ada kompromi terhadap aspek keselamatan pelayaran.

Baca Juga  Dukung Peningkatan PSR, Komisi IV DPR RI Kunker ke Batu Bara

“Keselamatan adalah prioritas utama dan tidak bisa ditawar-tawar. Semua kapal harus memenuhi standar keselamatan, mulai dari kondisi armada, kelengkapan alat keselamatan hingga kompetensi awak kapal,” katanya.

Selain itu, kesiapan fasilitas pelabuhan juga menjadi perhatian, termasuk dermaga, terminal penumpang, ruang tunggu, fasilitas kesehatan, serta penyampaian informasi kepada masyarakat secara cepat melalui posko maupun media elektronik.

Untuk mendukung kelancaran operasional, Posko Angkutan Laut Lebaran akan beroperasi mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026 dengan sistem monitoring secara real time serta mekanisme respons cepat terhadap potensi gangguan operasional maupun kondisi darurat.

Rudi juga mengingatkan masyarakat agar mematuhi aturan keselamatan selama menggunakan transportasi laut.

Ia menegaskan beberapa hal penting yang harus diperhatikan penumpang, antara lain memastikan membeli tiket resmi dan terdaftar dalam manifest kapal, datang lebih awal ke pelabuhan minimal 30 menit sebelum keberangkatan, serta tidak memaksakan naik kapal jika kapasitas sudah penuh.

Baca Juga  KSOP Fakfak Siapkan Tujuh Kapal PELNI Layani Mudik Lebaran 2026

Selain itu penumpang juga diminta memperhatikan kondisi cuaca dengan mengikuti informasi dari BMKG serta arahan syahbandar jika kapal belum diizinkan berlayar.

“Penumpang juga harus menjaga kesehatan selama perjalanan, membawa obat-obatan yang diperlukan, menjaga barang bawaan, serta tidak membawa barang berbahaya atau terlarang di dalam kapal,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh operator kapal diminta memberikan pelayanan yang humanis dan ramah, terutama kepada kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, lansia, ibu hamil, dan anak-anak.
“Pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan dengan sabar dan penuh tanggung jawab, meskipun kondisi pelabuhan sering kali padat saat musim mudik,” katanya.

Rudi juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan program mudik gratis yang telah disediakan pemerintah guna mengurangi kepadatan di pelabuhan.

“Kami berharap seluruh pihak, baik operator kapal maupun masyarakat, dapat bekerja sama menjaga keselamatan dan ketertiban selama perjalanan laut pada musim mudik Lebaran tahun ini,” pungkasnya.

Penulis : Amatus Rahakbauw, K

Berita Terkait

S&P Global Ratings Beri INALUM Peringkat ‘BBB’: Tegaskan Peran Strategis dalam Hilirisasi Aluminium Nasional
INALUM Naik Kelas ke idAA/Stable, Tegaskan Ketangguhan Fundamental di Tengah Ketidakpastian Global
INALUM Ekspor Alumina Hydroxide dan Alumina Oxide Perdana ke Jepang
INALUM dan Pemprov Sumut Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pelestarian Lingkungan
Direksi INALUM Perkuat Sinergi Hilirisasi Nasional Lewat Studi Visit ke Smelter Freeport Indonesia
INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi dalam Setengah Abad Perjalanan Perusahaan
Kinerja Positif 2025, Pelindo Tingkatkan Kontribusi kepada Negara Menjadi Rp7,81 Triliun
PELNI Fakfak Perkuat Konektivitas dan Distribusi Logistik, Siapkan KM Umsini Singgah di Fakfak

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 09:55 WIB

S&P Global Ratings Beri INALUM Peringkat ‘BBB’: Tegaskan Peran Strategis dalam Hilirisasi Aluminium Nasional

Rabu, 2 September 2026 - 13:52 WIB

INALUM Naik Kelas ke idAA/Stable, Tegaskan Ketangguhan Fundamental di Tengah Ketidakpastian Global

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:29 WIB

INALUM Ekspor Alumina Hydroxide dan Alumina Oxide Perdana ke Jepang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:40 WIB

INALUM dan Pemprov Sumut Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pelestarian Lingkungan

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:58 WIB

Direksi INALUM Perkuat Sinergi Hilirisasi Nasional Lewat Studi Visit ke Smelter Freeport Indonesia

Berita Terbaru

DPRD Murung Raya

Dina Maulidah Jadi Narasumber LDKM Akbid Murung Raya

Kamis, 17 Sep 2026 - 00:15 WIB

You cannot copy content of this page