Teluk Wondama — Gubernur Papua Barat secara resmi membuka peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 tingkat Provinsi Papua Barat yang dipusatkan di Taman Masasoya Topay, Alun-alun Wasior, Kabupaten Teluk Wondama, Senin (8/9/2025).
Dengan mengusung tema “Bergerak Bersama PKK, Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini juga menekankan pentingnya konservasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di Papua Barat.
Dalam sambutannya, Gubernur Papua Barat menegaskan bahwa peringatan HKG PKK bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk memperkuat peran keluarga sebagai basis pembangunan bangsa. Menurutnya, pengelolaan sumber daya alam, baik hutan maupun laut, harus dilakukan secara berkelanjutan demi mencegah bencana alam dan menjamin masa depan generasi mendatang.
“Kita jaga laut, laut jaga kita. Kita birukan langit, kita hijaukan bumi. Mari kita tinggalkan mata air untuk cucu kita, bukan air mata. Tanah Papua Barat adalah rumah kita bersama yang harus dijaga, dilindungi, dan dimanfaatkan secara bijaksana,” ujar Gubernur dalam sambutannya.
Menjaga kelestarian hutan dan laut Papua Barat sebagai warisan bagi generasi mendatang.
Melalui implementasi 10 program pokok PKK, diharapkan keluarga dapat menjadi motor penggerak pembangunan daerah.
Pemerintah daerah berkomitmen menjalankan program Papua Barat Sehat, Papua Barat Cerdas, dan Papua Barat Produktif sesuai target pembangunan menuju Indonesia Emas 2045 dan Papua Emas 2041.
Gubernur juga menyinggung situasi nasional terkait aksi demonstrasi. Ia mengapresiasi masyarakat Papua Barat yang selalu mengedepankan perdamaian dan tertib hukum saat menyampaikan aspirasi.
“Hak demokrasi rakyat harus dihormati. Namun penyampaian aspirasi harus tetap dalam koridor damai. Kita patut bersyukur karena di Tanah Papua, khususnya Papua Barat, demonstrasi dapat berjalan aman dan tertib,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Papua Barat Drs.Dominggus Mandacan,MS.i dan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota dalam menjalankan program pembangunan. Mulai dari jaminan kesehatan melalui BPJS, peningkatan kualitas pendidikan SMA/SMK, pemberdayaan UMKM, hingga dukungan bagi kontraktor Orang Asli Papua (OAP) menjadi prioritas dalam mewujudkan Papua Barat yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Peringatan HKG PKK ke-53 ini menjadi ajang konsolidasi gerakan keluarga untuk ikut berperan aktif membangun daerah, sekaligus meneguhkan komitmen seluruh pihak menuju Indonesia Emas 2045.
Penulis : Amatus.Rahakbauw.K













