Mahasiswa UNPAM Gelar Aksi Solidaritas, Kecam Brutalitas Aparat Usai Insiden Tabrak Lari Diduga Oknum Brimob

- Penulis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tangerang Selatan —  Gelombang protes terhadap dugaan brutalitas aparat kembali mencuat. Kali ini, Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Pamulang (UNPAM) turun ke jalan untuk menyuarakan kemarahan mereka atas insiden tabrak lari yang diduga dilakukan oleh oknum Brimob terhadap seorang pengemudi ojek online saat aksi unjuk rasa buruh berlangsung beberapa waktu lalu. Insiden tragis itu memakan korban jiwa dan memicu gelombang solidaritas dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa.

Aksi damai ini digelar pada Jumat, 29 Agustus 2025, dengan titik kumpul di Bursa Kuliner Viktor, Tangerang Selatan. Sejak pukul 10.00 WIB, ratusan mahasiswa dengan mengenakan almamater biru khas UNPAM berkumpul dan melakukan long march menuju lokasi aksi. Massa membawa spanduk, poster, dan berulang kali meneriakkan yel-yel perlawanan, menuntut agar aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus tersebut.

Baca Juga  Korban Babak Belur Pengeroyokan di Halsel Pelakunya Bukan Oknum Brimob

Koordinator aksi, yang juga perwakilan Keluarga Besar Mahasiswa UNPAM, menegaskan bahwa tindakan kekerasan oleh aparat tidak bisa dibiarkan.
“Korban tabrak lari adalah rakyat biasa yang sedang mencari nafkah. Sangat tidak manusiawi jika aparat yang seharusnya melindungi justru melakukan tindakan sebaliknya. Kami menuntut keadilan bagi korban dan keluarga, serta meminta agar pelaku diproses secara hukum,” ujarnya lantang di hadapan massa.

Para mahasiswa juga menilai bahwa insiden ini menambah panjang daftar kasus dugaan brutalitas aparat terhadap rakyat. Mereka menilai, jika dibiarkan, hal serupa bisa terulang kembali dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
“Ini bukan sekadar kasus tabrak lari biasa, ini menyangkut nyawa manusia dan marwah keadilan. Aparat harus introspeksi diri, jangan sampai rakyat semakin jauh dari kepercayaan terhadap institusi negara,” tambah seorang mahasiswa lainnya.

Baca Juga  Kalapas Labuhan Ruku dan Kepala BPN Asahan Dampingi Kakanwil Ditjenpas Sumut Tinjau Lahan Pembangunan Lapas Baru di Air Joman

Selain berorasi, mahasiswa UNPAM juga menggaungkan tagar #UsutTuntas dan #StopBrutalisasiAparat sebagai bentuk kampanye moral. Aksi mereka berlangsung tertib dengan penjagaan aparat keamanan, namun semangat solidaritas tetap membara.

Mahasiswa menegaskan, mereka tidak akan berhenti bersuara sampai kasus ini mendapatkan kejelasan hukum. Mereka juga mengancam akan menggelar aksi lanjutan dengan skala yang lebih besar apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi.

“Ini baru awal, jika tidak ada tindak lanjut dari pihak kepolisian, maka kami akan turun lebih banyak lagi. Keadilan tidak bisa ditawar, keadilan harus ditegakkan,” tutup orasi salah satu perwakilan mahasiswa.

Dengan seruan keras ini, mahasiswa berharap pemerintah dan aparat kepolisian segera memberikan jawaban konkret atas tuntutan mereka, agar kasus tabrak lari yang menelan korban jiwa tidak berhenti hanya sebagai catatan kelam tanpa penyelesaian.

Baca Juga  Kenang Jasa Para Pahlawan, Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku Ziarah Tabur Bunga

Penulis : Dhanu

Berita Terkait

Isu Miring SMA Swasta YPK Menyebar, Publik Minta Cabdisdik Pemprovsu Lakukan Investigatif 
Bebie Ajak Kolaborasi Jaga Budaya dan Lingkungan di Murung Raya
Lapas Labuhan Ruku Gandeng Dinkes Batu Bara Pemeriksaan Kesehatan Gratis 
Muscab PKB, Wabup Murung Raya Gerak Cepat ke Jakarta Bahas Pembentukan Perusda
Kades Desa Masjid Lama Kabupaten Batu Bara Resmi Dilaporkan ke Polisi
Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XIX Kecamatan Talawi Jadi Sorotan Sejumlah Tokoh Publik
Komisi III DPRD Murung Raya Apresiasi Gerakan Pangan Murah, Dinilai Efektif Jaga Stabilitas Harga
Gubernur Papua Barat Hadiri Dialog Politik dan Keamanan Bersama Menko Polkam di Jakarta

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 00:18 WIB

Isu Miring SMA Swasta YPK Menyebar, Publik Minta Cabdisdik Pemprovsu Lakukan Investigatif 

Jumat, 17 April 2026 - 20:00 WIB

Bebie Ajak Kolaborasi Jaga Budaya dan Lingkungan di Murung Raya

Jumat, 17 April 2026 - 08:57 WIB

Lapas Labuhan Ruku Gandeng Dinkes Batu Bara Pemeriksaan Kesehatan Gratis 

Kamis, 16 April 2026 - 23:30 WIB

Muscab PKB, Wabup Murung Raya Gerak Cepat ke Jakarta Bahas Pembentukan Perusda

Kamis, 16 April 2026 - 22:51 WIB

Kades Desa Masjid Lama Kabupaten Batu Bara Resmi Dilaporkan ke Polisi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page