Pdt. Alex Maniani: Warga Papua Harus Hindari Perpecahan dan Saling Baku Jaga

- Penulis

Kamis, 19 Juni 2025 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Sorong — Gembala Jemaat GPdI Alfa Omega Sorong, Pdt. Alex Maniani, mengimbau masyarakat Papua agar menjaga persatuan dan menghindari perpecahan, menyusul pernyataan Wali Kota Jayapura yang dinilainya dapat memicu ketegangan di tengah masyarakat. Imbauan tersebut disampaikan Pdt. Maniani melalui pesan WhatsApp kepada jurnalis TempoTimur.com pada Kamis (19 Juni 2025) pukul 17.53 WIT.

“Yang terkasih Bapak Wali Kota Jayapura, terima kasih atas klarifikasinya. Namun, kami merasa pernyataan Bapak sebelumnya sangat melukai hati kami, khususnya orang asli Papua yang mendiami tujuh wilayah adat di Tanah Papua,” ujar Pdt. Maniani.

Ia menekankan pentingnya menghindari istilah-istilah pemisah seperti “orang gunung” dan “orang pantai,” karena menurutnya seluruh orang Papua berasal dari satu rumpun, yaitu ras Melanesia. Jika ada tindakan atau aksi yang dianggap bertentangan dengan aturan daerah, menurutnya hal tersebut sebaiknya dibicarakan secara musyawarah.

Baca Juga  Rekatkan Sinergitas Lewat Budaya, Polda Kalteng Nobar Bareng Pagelaran Wayang Kulit

“Saya mengusulkan agar setiap ikatan suku dari tujuh wilayah adat duduk bersama dengan tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh elemen masyarakat. Kita harus saling merangkul agar tidak ada lagi kata-kata yang memecah belah,” ucapnya.

Pdt. Maniani juga mengingatkan agar orang asli Papua tidak saling memberikan stigma negatif terhadap sesama, karena hal tersebut justru akan dimanfaatkan oleh pihak-pihak luar untuk memecah belah persatuan.

“Sudah cukup pihak luar yang memberikan stigma buruk kepada kami. Jangan sampai kita ikut memperkuat itu terhadap sesama kita. Mari kita tutup celah ini dan saling menjaga sebagai orang asli Papua. Jayapura bisa hebat karena semua bersatu. Tanah Papua ini milik kita bersama,” tegasnya.

Baca Juga  Banyak Memakan Korban Warga Labuhan Ruku Minta Dishub Pasang Speed Bump

Menutup pesannya, Pdt. Maniani juga memberikan pesan khusus kepada mahasiswa Papua untuk menunjukkan kualitas diri dan menjunjung tinggi aturan yang berlaku.

“Menegakkan aturan daerah itu penting, dan semua pihak harus mentaatinya. Khusus untuk adik-adik mahasiswa Papua di Jayapura, tunjukkan kualitas pendidikan dan karakter yang baik agar berguna bagi masa depan Tanah Papua dan generasinya. Kitong satu. Tuhan memberkati,” pungkasnya.

 

 

Penulis : Amatus.Rahakbauw.K

Berita Terkait

Penanganan Stunting di Murung Raya Difokuskan pada 15 Desa Prioritas
Bupati Batu Bara Tepung Tawari Jemaah Calon Haji 1447 H
Rudolf Womsiwor Kritik Program MBG, Tegaskan Anggaran Pendidikan 20 Persen Sesuai UUD 1945 Harus Tepat Sasaran
Lapas Labuhan Ruku Perketat Pengawasan, Kalapas Tegaskan Tidak Ada Narkoba, HP Ilegal, dan Pungli 
Ketua DPRD se-Indonesia Ikuti Retret Lemhannas di Akmil Magelang
DPRD Murung Raya Studi Banding ke Surabaya untuk Perkuat Rekomendasi 2025
Akademisi Nilai Studi Rekolonisasi di Area Operasional AMMAN Tunjukkan Tren Positif bagi Ekosistem Laut
Prabowo Perintahkan “Sikat Habis” Tambang di Kawasan Hutan, Oknum Pembeking Diultimatum: Tak Ada Ampun Tanpa Pandang Bulu

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 20:16 WIB

Penanganan Stunting di Murung Raya Difokuskan pada 15 Desa Prioritas

Senin, 20 April 2026 - 16:34 WIB

Bupati Batu Bara Tepung Tawari Jemaah Calon Haji 1447 H

Senin, 20 April 2026 - 12:46 WIB

Rudolf Womsiwor Kritik Program MBG, Tegaskan Anggaran Pendidikan 20 Persen Sesuai UUD 1945 Harus Tepat Sasaran

Senin, 20 April 2026 - 12:18 WIB

Lapas Labuhan Ruku Perketat Pengawasan, Kalapas Tegaskan Tidak Ada Narkoba, HP Ilegal, dan Pungli 

Minggu, 19 April 2026 - 21:23 WIB

Ketua DPRD se-Indonesia Ikuti Retret Lemhannas di Akmil Magelang

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page