PDAM Tirta Pala Fakfak Beri Keringanan Tagihan Rp15 Ribu bagi Pelanggan Terdampak Kekeringan

- Penulis

Selasa, 3 November 2026 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

FAKFAK – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pala Kabupaten Fakfak memberikan keringanan tagihan kepada pelanggan yang tidak mendapatkan pelayanan air bersih akibat menurunnya debit air selama musim kemarau.

Keringanan tersebut diberikan melalui penyesuaian tagihan menjadi Rp15.000 untuk pelanggan yang tidak menerima aliran air. Kebijakan ini telah diberlakukan selama September dan Oktober 2026, dan akan tetap diterapkan apabila kondisi kekeringan berlanjut pada November.

Direktur PDAM Tirta Pala Kabupaten Fakfak, Irwan, S.Sos., mengatakan, kondisi kekeringan yang terjadi saat ini menyebabkan debit air baku menurun drastis. Akibatnya, PDAM belum dapat mendistribusikan air secara normal kepada seluruh pelanggan.

Hal itu disampaikan Irwan saat dikonfirmasi Jurnalis TempoTimur.com di ruang kerjanya, Selasa (3/11/2026), pukul 13.04 WIT.

Baca Juga  Gerak Cepat Tanggulangi Bencana BPBD Batu Bara Serahkan Bantuan 3000 Karung Goni

“Untuk sementara, kami belum bisa mengalirkan air secara normal kepada seluruh pelanggan karena debit air sangat kecil. Kondisi ini merupakan dampak dari kekeringan yang sedang terjadi,” ujar Irwan.

Ia menjelaskan, PDAM tetap berupaya memberikan keringanan kepada masyarakat, khususnya pelanggan yang selama dua bulan terakhir tidak mendapatkan pelayanan air bersih.

“Untuk pelanggan yang tidak mendapatkan aliran air selama September dan Oktober, kami memberikan keringanan tagihan menjadi Rp15.000. Jika pada November kondisi masih sama dan air belum bisa mengalir, kebijakan tersebut tetap kami berlakukan sesuai ketentuan,” jelasnya.

Irwan juga mengajak seluruh pelanggan untuk bersama-sama berdoa agar hujan segera turun sehingga debit air kembali meningkat dan pelayanan distribusi air ke rumah-rumah warga dapat berjalan normal.

Baca Juga  Polres Tanjung Balai Bagikan Masker dan Edukasi Tertib Berlalu Lintas di Tengah Dampak Karhutla

Menurut dia, PDAM telah berupaya maksimal mengatasi persoalan tersebut. Namun, kondisi alam yang berada di luar kendali manusia menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga ketersediaan air bersih.

Sebagai langkah pelayanan sementara, PDAM telah membuka sejumlah keran umum yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh air bersih. Beberapa titik pelayanan tersebut berada di Kantor PDAM, Polsek, dan RRI untuk melayani warga di kawasan perkotaan.

Sementara itu, pelayanan air di wilayah seberang masih berlangsung, meskipun waktu distribusinya cukup lama. Dalam kondisi tertentu, pelanggan harus menunggu hingga sekitar 10 hari untuk kembali mendapatkan aliran air.

Irwan menjelaskan, keterbatasan debit air membuat proses penampungan dan pemompaan harus dilakukan secara bertahap. Air terlebih dahulu ditampung selama setengah hari, kemudian dipompa sekitar dua jam hingga persediaan dalam bak penampungan habis.

Baca Juga  Hari Lahir Pancasila 2026, KNPI Papua Barat Soroti Keadilan Pengelolaan Migas dan SDA

“Karena debit air sangat kecil, kami harus mengatur proses pemompaan secara bergantian. Jalur distribusi juga kami operasikan satu per satu agar pelayanan bisa berjalan semaksimal mungkin. Untuk sementara, belum memungkinkan membuka beberapa jalur sekaligus,” ungkapnya.

PDAM Tirta Pala berharap kondisi cuaca segera membaik sehingga sumber air kembali tersedia dan distribusi kepada masyarakat dapat pulih secara bertahap.

 

 

Penulis : Amartus Rahakbauw K

Berita Terkait

DPMPTSP Fakfak Jemput Bola, Layani Pengurusan NIB di Tiga Distrik
Wakil Wali Kota Tanjung Balai Bersama OPD Terkait Meninjau Langsung Penataan Kota Kawasan Haritage Jalan Asahan 
Satpolairud Polres Tanjung Balai Gelar Sambang Nelayan di Pajak Ikan
“Polisi Peduli Pendidikan”, Kapolsek Teluk Nibung Ajak Siswa Jauhi Narkoba dan Kejar Cita-Cita
Operasi Patuh Toba 2026: Satlantas Polres Tanjung Balai Pasang Peringatan di Titik Rawan Laka dan Jalan Rusak
Kapolres Fakfak Ingatkan Pelajar Tidak Berkendara Tanpa SIM, Dua Siswa MAN Dapat Apresiasi
331 Siswa SMA Negeri 1 Fakfak Ikuti TKA 2026, Pelaksanaan Dibagi Dua Gelombang
Buka Pasar Nurlela, Wali Kota Tanjung Balai Harapkan Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi dan Pendapatan Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:37 WIB

PDAM Tirta Pala Fakfak Beri Keringanan Tagihan Rp15 Ribu bagi Pelanggan Terdampak Kekeringan

Selasa, 3 November 2026 - 15:35 WIB

DPMPTSP Fakfak Jemput Bola, Layani Pengurusan NIB di Tiga Distrik

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Wakil Wali Kota Tanjung Balai Bersama OPD Terkait Meninjau Langsung Penataan Kota Kawasan Haritage Jalan Asahan 

Selasa, 3 November 2026 - 08:33 WIB

“Polisi Peduli Pendidikan”, Kapolsek Teluk Nibung Ajak Siswa Jauhi Narkoba dan Kejar Cita-Cita

Senin, 2 November 2026 - 16:47 WIB

Operasi Patuh Toba 2026: Satlantas Polres Tanjung Balai Pasang Peringatan di Titik Rawan Laka dan Jalan Rusak

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page