Manokwari — Memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada Senin 1 Juni 2026, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua Barat menegaskan pentingnya implementasi nilai-nilai Pancasila dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA), khususnya sektor minyak dan gas bumi (migas), demi mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.ujar Dr. SAMY DJ. SAIBA, M.SI selaku KETUA DPD KNPI PAPUA BARAT saat di konfirmasi Jurnalis Tempo.Timur.com melalui Via Whatsapp (1/6/2026),pukul 12.13 WIT
Menyampaikan bahwa Pancasila tidak boleh hanya menjadi slogan seremonial, tetapi harus menjadi landasan dalam setiap kebijakan pembangunan, terutama di daerah yang kaya akan sumber daya alam seperti Papua Barat.
“Semangat sila kelima, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat di daerah penghasil migas dan sumber daya alam lainnya.
Kekayaan alam yang melimpah harus berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal,” ujarnya dalam pernyataan memperingati Hari Lahir Pancasila.
Menurut KNPI Papua Barat, hingga saat ini masih terdapat kesenjangan antara kontribusi daerah penghasil terhadap perekonomian nasional dengan kondisi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di tingkat lokal.
Karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat asli Papua serta memperkuat partisipasi daerah dalam pengelolaan sumber daya alam.
KNPI juga mendorong pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, serta keberlanjutan dalam pengelolaan sektor migas dan SDA lainnya.
Selain memberikan manfaat ekonomi, pengelolaan sumber daya alam harus memperhatikan aspek lingkungan hidup dan hak-hak masyarakat adat.
Dalam momentum Hari Lahir Pancasila tahun ini, KNPI Papua Barat mengajak generasi muda untuk menjadi pengawal nilai-nilai Pancasila dengan mengedepankan persatuan, gotong royong, dan pengawasan terhadap kebijakan publik yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.
“Pancasila mengajarkan bahwa pembangunan harus berorientasi pada kemanusiaan dan keadilan. Pemuda Papua Barat harus menjadi bagian dari solusi, mengawal pengelolaan SDA yang adil, transparan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat,” tegasnya.
KNPI Papua Barat berharap peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 menjadi momentum refleksi bersama untuk memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan tata kelola migas dan sumber daya alam yang berkeadilan, berkelanjutan, serta berpihak kepada kesejahteraan masyarakat Papua Barat dan Indonesia secara keseluruhan.
Penulis : Amartus Rahakbauw K






















