BPK Turunkan Tim Audit ke Lima Misi Perdamaian PBB, Keamanan Jadi Sorotan

- Penulis

Kamis, 3 September 2026 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK mengirim tim pemeriksa ke lima misi PBB

 

JAKARTA — Pengelolaan keuangan dan kinerja operasi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa kembali menjadi sasaran pemeriksaan.

Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK mengirim tim pemeriksa ke lima misi PBB untuk melakukan pemeriksaan lapangan atas United Nations Peacekeeping Operations (UNPKO) Tahun 2025/2026.

Ketua BPK Isma Yatun dan Wakil Ketua BPK Budi Prijono melepas tim tersebut di Jakarta. Penugasan ini merupakan bagian dari mandat BPK sebagai anggota United Nations Board of Auditors (UN BoA) periode 2026-2032.

Pemeriksaan tidak hanya menyasar aspek keuangan, tetapi juga kinerja pengelolaan operasi perdamaian PBB. Audit itu ditujukan untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan misi-misi perdamaian internasional tersebut.

“Saudara-saudara adalah representasi BPK dan bangsa Indonesia. Laksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, jaga integritas dan independensi, serta tunjukkan profesionalisme dalam setiap tahapan pemeriksaan,” kata Isma, dikutip dari keterangan resmi BPK, Rabu.

Baca Juga  Wakil Wali Kota Tanjungbalai: Mulai Hari ini Pemko Aktifkan Pengoperasian Terminal Terpadu Sijambi

Tim pemeriksa akan diterjunkan ke lima misi PBB, yakni United Nations Multidimensional Integrated Stabilization Mission in the Central African Republic (MINUSCA) di Bangui, Republik Afrika Tengah; United Nations Support Office in Somalia (UNSOS) di Nairobi, Kenya; United Nations Interim Security Force for Abyei (UNISFA) di Abyei, Sudan; United Nations Disengagement Observer Force (UNDOF) di Nairobi, Kenya; dan United Nations Mission for the Referendum in Western Sahara (MINURSO) di Laayoune, Sahara Barat.

Pemeriksaan lapangan dimulai 29 Agustus 2026 dan berlangsung hingga 12 September 2026. Khusus MINUSCA dan UNSOS, pemeriksaan dijadwalkan berlangsung hingga 19 September 2026.

Di balik penugasan tersebut, faktor keamanan menjadi perhatian penting. Isma meminta para pemeriksa memahami risiko penugasan dan mengutamakan keselamatan selama berada di wilayah misi.

Baca Juga  Mantan Kasat Reskrim, Kembali Jabat Wakapolres Manggarai Barat

“Kondisi pemeriksa yang sehat dan prima merupakan modal penting untuk melaksanakan pemeriksaan secara optimal di tengah tantangan dan dinamika wilayah misi,” ujar Isma.

Budi Prijono menyampaikan pesan serupa. Ia meminta anggota tim memahami situasi di masing-masing wilayah misi, mematuhi seluruh protokol keamanan, serta menjaga kondisi mental dan fisik.

Budi juga meminta komunikasi dan koordinasi antarpemeriksa dilakukan secara intensif. Perubahan situasi dan kendala di lapangan, kata dia, harus segera dilaporkan agar dapat direspons secara tepat.

“Jaga keselamatan dan keamanan diri serta tim. Bangun komunikasi yang baik, dan jangan ragu menyampaikan setiap perkembangan atau kendala yang dihadapi di lapangan,” kata Budi.

Pengiriman tim pemeriksa ke lima misi PBB ini sekaligus memperlihatkan peran BPK dalam menjalankan mandat audit internasional. Pemeriksaan tersebut diharapkan memperkuat pengawasan terhadap tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas operasi perdamaian PBB.

Baca Juga  Perkuat Sinergi P4GN, Kalapas Labuhan Ruku Silaturahmi ke BNNK Batu Bara

Penulis : Amartus Rahakbauw K

Berita Terkait

Rumiadi: Selter Sekda Murung Raya Harus Hasilkan Figur Terbaik
DPRD Murung Raya Serahkan Raperda, Perkuat Regulasi dan Pelayanan Publik
Pemkab Murung Raya Perkuat Regulasi untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Mentan Amran Copot Permanen 13 Pejabat Kementan Dugaan Terlibat Judol
UU DKJ Terealisasi, Lembaga Adat Betawi Resmi Miliki Payung Tunggal
Polsek Permata Intan Tingkatkan Pencegahan Karhutla di Tumbang Lahung
Perkuat Pencegahan Karhutla, BKO Lemdiklat Polri Sambangi Jemaat Gereja GKE Andohon Iman Desa Tahujan Ontu
Polres Murung Raya Bersama BPBD Intensifkan Patroli Pencegahan Karhutla Di Wilayah Rawan Kebakaran

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 09:54 WIB

BPK Turunkan Tim Audit ke Lima Misi Perdamaian PBB, Keamanan Jadi Sorotan

Rabu, 2 September 2026 - 01:15 WIB

Rumiadi: Selter Sekda Murung Raya Harus Hasilkan Figur Terbaik

Selasa, 1 September 2026 - 23:30 WIB

DPRD Murung Raya Serahkan Raperda, Perkuat Regulasi dan Pelayanan Publik

Selasa, 1 September 2026 - 23:27 WIB

Pemkab Murung Raya Perkuat Regulasi untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Selasa, 1 September 2026 - 12:09 WIB

Mentan Amran Copot Permanen 13 Pejabat Kementan Dugaan Terlibat Judol

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page