Kadis Pendidikan Papua Barat: Sekolah Rakyat Berada di Bawah Dinas Sosial

- Penulis

Senin, 13 Juli 2026 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Manokwari — Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, Barnabas Dowansiba, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa penyelenggaraan Sekolah Rakyat merupakan program yang menjadi kewenangan sektor sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, pelaksanaannya tetap membutuhkan sinergi antara Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan, khususnya dalam mendukung proses belajar mengajar.

Hal tersebut disampaikan Barnabas saat dikonfirmasi TempoTimur.com melalui pesan WhatsApp pada Senin (13/7/2026).

Menurut Barnabas, hingga saat ini koordinasi antara Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, masih akan dilakukan secara bertahap, terutama bagi daerah yang telah memiliki Sekolah Rakyat.

“Yang pertama perlu dipahami bahwa Sekolah Rakyat merupakan urusan di bidang sosial. Namun, dalam pelaksanaannya nanti akan ada kerja sama antara Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setelah Sekolah Rakyat mulai berjalan, kedua instansi akan duduk bersama untuk menyiapkan berbagai kebutuhan pendidikan, termasuk penyediaan tenaga pendidik dan aspek lain yang berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar.

“Hal-hal yang berhubungan dengan guru maupun kebutuhan proses pembelajaran akan dibahas bersama antara Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan di kabupaten. Jadi, walaupun program ini berada di bawah Dinas Sosial, pelaksanaan proses belajarnya tetap membutuhkan dukungan dari Dinas Pendidikan,” jelas Barnabas.

Ia berharap masyarakat memahami bahwa keberhasilan penyelenggaraan Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Sosial, tetapi juga memerlukan kolaborasi lintas sektor agar layanan pendidikan bagi masyarakat dapat berjalan secara optimal.

Penulis : Amatus Rahakbauw, K

Berita Terkait

Kemendikdasmen Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Dorong Pembelajaran Lebih Fokus dan Sehat
Bupati Batu Bara Berikan Motivasi kepada Siswa Yayasan Perguruan Nasional Petatal
SMAN 2 Medan Sambut 432 Siswa Baru, Orang Tua Diajak Berkolaborasi Wujudkan Prestasi
Pemko Tanjung Balai dan Forkopimda Tandatangani Komitmen Bersama Wujudkan SPMB Ramah 2026/2027
Plh Wali Kota Tanjung Balai Hadiri Acara Penghargaan FLS3N Jenjang SD dan SMP Tingkat Kota 
SMA Negeri 1 Tanjung Tiram Adakan Pentas Seni, Siswa/i Bayar Rp250 Ribu
Kadis Pendidikan Papua Barat Akan Tinjau Pergub Pendidikan Karakter untuk Cegah Penyalahgunaan Lem di Kalangan Siswa
Bupati Baharuddin Hadiri Peringatan Milad ke–68 UNIVA Medan

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:40 WIB

Kemendikdasmen Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Dorong Pembelajaran Lebih Fokus dan Sehat

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:11 WIB

Bupati Batu Bara Berikan Motivasi kepada Siswa Yayasan Perguruan Nasional Petatal

Senin, 13 Juli 2026 - 09:55 WIB

SMAN 2 Medan Sambut 432 Siswa Baru, Orang Tua Diajak Berkolaborasi Wujudkan Prestasi

Senin, 13 Juli 2026 - 09:10 WIB

Kadis Pendidikan Papua Barat: Sekolah Rakyat Berada di Bawah Dinas Sosial

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:30 WIB

Pemko Tanjung Balai dan Forkopimda Tandatangani Komitmen Bersama Wujudkan SPMB Ramah 2026/2027

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page