Menteri PU Soroti Dugaan Pelanggaran Internal, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Baru Capai 59 Persen

- Penulis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menyesalkan adanya dugaan tindakan tidak terpuji yang dilakukan sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian PU dalam proses pembangunan program Sekolah Rakyat.

 

Persoalan internal tersebut disebut berdampak terhadap lambatnya progres pembangunan proyek prioritas pemerintah.

 

Dalam media briefing di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Jumat (22/5/2026), Dody mengungkapkan progres pembangunan Sekolah Rakyat hingga 20 Mei 2026 baru mencapai sekitar 58–59 persen.

 

Padahal, proyek tersebut ditargetkan sudah dapat digunakan saat tahun ajaran baru pada Juli 2026.

 

“Sayangnya, teman-teman saya di Kementerian PU pikirannya lain. Masih mencoba melakukan pekerjaan-pekerjaan yang tidak terpuji di awal pembangunan Sekolah Rakyat sehingga proyek ini, boleh saya bilang, menjadi setengah mangkrak.

Baca Juga  Mantan Wakil Kepala BGN Ajukan Justice Collaborator, Siap Bongkar Dugaan Korupsi Program MBG

 

Saya sudah mengingatkan sejak awal tahun, tetapi tidak pernah dihiraukan,” ujar Dody.

 

Menurut Dody, berbagai kendala teknis dalam pembangunan seharusnya sudah dapat diselesaikan sejak Januari hingga Februari 2026.

 

Namun, keterlambatan dalam penanganannya membuat progres pembangunan tertinggal dari target yang ditetapkan.

 

Akibat keterlambatan tersebut, Dody mengaku telah mengambil langkah tegas dengan mencopot sejumlah pejabat di lingkungan kementeriannya.

 

“Sedih, tetapi bagaimana lagi. Ini adalah kementerian yang dipercayakan Presiden kepada saya. Saya yakin, dari 38.600 ASN di Kementerian PU, masih banyak yang mau bekerja dengan baik dan benar,” katanya.

 

Ia juga mengungkapkan masih terdapat kontrak pembangunan yang jadwal penyelesaiannya melampaui target masuk tahun ajaran baru. Sementara Presiden Prabowo Subianto menginginkan Sekolah Rakyat sudah siap digunakan pada Juni 2026.

Baca Juga  Konsisten Kesehatan Masyarakat, Pj Bupati Murung Raya Terima Penghargaan UHC Awards 2024

 

Selain itu, beberapa daerah tercatat memiliki progres pembangunan terendah, antara lain Singkawang, Cilacap, Dharmasraya, Lombok Utara, dan Brebes.

 

Meski demikian, Dody tetap optimistis sebanyak 88 unit Sekolah Rakyat dapat diselesaikan pada Juni 2026.

 

“Saya menyampaikan fakta dan data sesuai kondisi yang terjadi. Saya sebagai Menteri Pekerjaan Umum tidak akan menutup-nutupi apa pun,” ujarnya.

 

Di tengah persoalan internal tersebut, Dody menegaskan berbagai program prioritas pemerintah tetap harus berjalan secara maksimal, termasuk program bidang sumber daya air yang mendukung target swasembada pangan nasional tahun 2026.

 

“Program prioritas pemerintah, khususnya di bidang sumber daya air untuk mendukung swasembada pangan 2026, tetap wajib dan harus terlaksana secara maksimal,” jelasnya.

Baca Juga  DPRD Murung Raya Bimtek Pelajari Penyusunan RPJMD dan Pembentukan Perusda

 

Ia menambahkan pembangunan infrastruktur harus dilaksanakan secara efektif dan efisien agar dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat serta memiliki daya tahan yang lebih baik dalam jangka panjang.

 

Penulis : Amartus Rahakbau K

Berita Terkait

Warga Cirendeu dan Rempoa Meriahkan Karnaval HUT RI ke-81
Bentrok di Matraman Dalam, 1 pemuda tewas 7 orang ditetapkan tersangka
Jaringan 200 cartridge etomidate dibongkar Bareskrim, 2 polisi jadi tersangka
Kemendikdasmen Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Dorong Pembelajaran Lebih Fokus dan Sehat
Pemprov DKI Jakarta Raih Opini WTP Ke-9 Berturut-turut dari BPK RI
Mantan Wakil Kepala BGN Ajukan Justice Collaborator, Siap Bongkar Dugaan Korupsi Program MBG
Said Iqbal Berpeluang Masuk Kabinet, Istana Minta Publik Tunggu Pengumuman Resmi
Prabowo, Megawati, dan Gibran Berbincang Akrab Usai Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:46 WIB

Warga Cirendeu dan Rempoa Meriahkan Karnaval HUT RI ke-81

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:37 WIB

Bentrok di Matraman Dalam, 1 pemuda tewas 7 orang ditetapkan tersangka

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:27 WIB

Jaringan 200 cartridge etomidate dibongkar Bareskrim, 2 polisi jadi tersangka

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:40 WIB

Kemendikdasmen Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Dorong Pembelajaran Lebih Fokus dan Sehat

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:38 WIB

Pemprov DKI Jakarta Raih Opini WTP Ke-9 Berturut-turut dari BPK RI

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page