Pemprov DKI Jakarta Raih Opini WTP Ke-9 Berturut-turut dari BPK RI

- Penulis

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Tempo Timur.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Capaian tersebut menjadi opini WTP ke-9 yang diterima Pemprov DKI Jakarta secara berturut-turut.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut saat memberikan keterangan kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (5/6/2026).

“Pemerintah DKI Jakarta kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk yang ke-9 kalinya secara berturut-turut.

Ini menunjukkan konsistensi dalam pengelolaan dan administrasi laporan keuangan yang terus terjaga dengan baik dari waktu ke waktu,” ujar Pramono.

Baca Juga  Kampung Kwau di Manokwari Resmi Jadi Kampung Wisata, Diharapkan Dongkrak Ekonomi Warga

Menurut Pramono, tingkat penyelesaian tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan BPK di lingkungan Pemprov DKI Jakarta telah mencapai sekitar 87 persen. Angka tersebut berada di atas rata-rata nasional yang berkisar 75 persen.

Meski demikian, ia meminta seluruh jajaran perangkat daerah untuk terus meningkatkan penyelesaian rekomendasi yang diberikan BPK guna memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan.

“Capaian tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan di DKI Jakarta sudah berada di atas rata-rata nasional, tetapi kami ingin terus meningkatkannya,” katanya.

Pramono menilai keberhasilan mempertahankan opini WTP selama sembilan tahun berturut-turut menunjukkan keseriusan Pemprov DKI Jakarta dalam mempersiapkan dan mengelola sistem keuangan daerah secara profesional.

Baca Juga  Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Copot Dua Dirjen Kemenkeu

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terbuka kepada publik terkait laporan keuangan daerah.

Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta kini mulai menerapkan tradisi baru dengan menyampaikan laporan pengelolaan keuangan kepada masyarakat sebelum hasil pemeriksaan dan penilaian BPK diumumkan.

Selain menindaklanjuti rekomendasi BPK dalam waktu maksimal 60 hari, Pramono menekankan bahwa opini WTP bukanlah tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah.

“Jangan karena sudah mendapatkan WTP lalu merasa semuanya sudah sempurna. Justru ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus melakukan perbaikan,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pramono juga menyoroti sejumlah persoalan pelayanan publik, termasuk belum difungsikannya Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Senen meskipun pembangunannya telah selesai.

Baca Juga  Polres Jakut Dikepung Aksi Massa, Bentrokan Tak Terhindarkan

Ia menjelaskan bahwa kendala tersebut terjadi akibat kurang optimalnya komunikasi dan koordinasi antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebagai pelaksana pembangunan dan Pemprov DKI Jakarta sebagai pihak pengelola.

“Saya meminta persoalan seperti ini tidak terulang lagi. Proses administrasi dan koordinasi jangan sampai menghambat masyarakat untuk segera memanfaatkan fasilitas publik yang sudah tersedia,” ujarnya.

Pramono berharap seluruh instansi terkait dapat meningkatkan koordinasi agar pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih cepat, efektif, dan tidak terhambat oleh persoalan administratif.

Penulis: Amatus Rahakbauw/Kelanit

Berita Terkait

Mantan Wakil Kepala BGN Ajukan Justice Collaborator, Siap Bongkar Dugaan Korupsi Program MBG
Said Iqbal Berpeluang Masuk Kabinet, Istana Minta Publik Tunggu Pengumuman Resmi
Bupati Baharuddin Terima Penghargaan Sahabat Pers di Pelantikan JMSI Batu Bara
Prabowo, Megawati, dan Gibran Berbincang Akrab Usai Upacara Hari Lahir Pancasila 2026
Ruud Gullit Dukung Pilihan Koeman untuk Piala Dunia 2026, Soroti De Roon dan Summerville
Belanda Bidik Semifinal Piala Dunia 2026 di Bawah Asuhan Ronald Koeman
Prabowo Instruksikan Bahasa Prancis Diajarkan di Semua Sekolah Indonesia
Kapolri Tunjuk Tiga Perwira Isi Jabatan Strategis di Kortastipidkor Polri
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:40 WIB

Mantan Wakil Kepala BGN Ajukan Justice Collaborator, Siap Bongkar Dugaan Korupsi Program MBG

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:34 WIB

Said Iqbal Berpeluang Masuk Kabinet, Istana Minta Publik Tunggu Pengumuman Resmi

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:04 WIB

Bupati Baharuddin Terima Penghargaan Sahabat Pers di Pelantikan JMSI Batu Bara

Senin, 1 Juni 2026 - 20:10 WIB

Prabowo, Megawati, dan Gibran Berbincang Akrab Usai Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:50 WIB

Ruud Gullit Dukung Pilihan Koeman untuk Piala Dunia 2026, Soroti De Roon dan Summerville

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page