TANJUNG BALAI — Menindaklanjuti program prioritas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam memberantas peredaran narkoba dan aksi geng motor yang kian meresahkan, Polres Tanjung Balai menghadiri rapat koordinasi penting di Aula Sutrisno Hadi, Kantor Walikota Tanjung Balai, Selasa (19/5).
Rapat yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjung Balai, Nurmalini Marpaung, S.Sos., ini menjadi langkah awal persiapan patroli gabungan berskala besar.
Langkah tegas ini diambil mengingat wilayah Sumatera Utara saat ini menduduki salah satu peringkat tertinggi dalam kasus peredaran narkoba dan kenakalan remaja, termasuk aksi geng motor.
Kapolres Tanjung Balai yang diwakili oleh Kabag Ops Polres Tanjung Balai, AKP N.F. Saragih, S.Pd., menegaskan bahwa pihak kepolisian siap bersinergi penuh demi kenyamanan dan keamanan warga Kota Tanjung Balai.
“Pendekatan yang kita lakukan kali ini harus komprehensif, tegas, dan berkelanjutan. Kita tidak hanya fokus di pusat kota, tapi juga menyasar jalur-jalur tikus yang sering dimanfaatkan para pelaku kriminal,” ujar AKP N.F. Saragih
Tidak main-main, patroli berskala besar ini nantinya akan mengerahkan personel gabungan dari berbagai instansi, yang terdiri dari Satpol PP Provinsi Sumut, Satpol PP Kota Tanjung Balai, Polres Tanjung Balai, Kodim 0208/Asahan, Personel tanjungbalai-Asahan, BNN Kota Tanjung Balai dan Kejaksaan Negeri Tanjung Balai.
Ada tiga sasaran utama dalam operasi ini, yaitu jalur masuk pelabuhan tikus, jalur perlintasan peredaran narkoba, serta titik-titik rawan yang sering dijadikan tempat berkumpulnya geng motor dan remaja yang melakukan aksi kenakalan.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada. Melalui komitmen bersama ini, diharapkan ruang gerak para pelaku peredaran gelap narkoba serta komplotan geng motor di Kota Tanjung Balai dapat dipersempit, sehingga tercipta lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat.
Penulis : Taufik






















