SUMUT — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Utara mengeluarkan peringatan dini cuaca pada pukul 06:30 WIB hari ini. Potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang diprediksi mulai pukul 07:00 WIB di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Simalungun, Asahan, Serdang Bedagai, Batu Bara, serta Kota Tanjung Balai dan Tebing Tinggi. Kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga pukul 10:00 WIB.
Wilayah terdampak awal mencakup Ujung Padang di Simalungun; Meranti, Air Joman, Tanjung Balai, hingga Pulo Bandring di Asahan; Sei Rampah, Tanjung Beringin, hingga Bintang Bayu di Serdang Bedagai; serta Medang Deras, Air Putih, Tanjung Tiram, dan Sei Balai di Batu Bara. Di Kota Tanjung Balai, ancaman menyasar Tanjung Balai Selatan, Teluk Nibung, serta Datuk Bandar. Sementara di Kota Tebing Tinggi, Bajenis menjadi sorotan utama beserta sekitarnya.
BMKG memprediksi dampak cuaca buruk ini berpotensi meluas ke wilayah lain, seperti Sipirok dan Arse di Tapanuli Selatan; Bawolato di Nias; Bahorok hingga Kutambaru di Langkat; serta Kutabuluh dan Tiganderket di Karo. Di Deli Serdang, Gunung Meriah hingga Beringin rawan terkena. Peringatan juga menjangkau tambahan kecamatan di Simalungun seperti Siantar dan Sidamanik, serta Asahan seperti Sei Kepayang dan Teluk Dalam.
Lebih lanjut, ancaman meliputi Panai Hilir di Labuhanbatu; Salak di Pakpak Bharat; Pantai Cermin hingga Tebing Syahbandar di Serdang Bedagai; Sei Suka dan Talawi di Batu Bara; serta Kampung Rakyat di Labuhanbatu Selatan, Kualuh Leidong di Labuhanbatu Utara. Di Kota Pematangsiantar, Siantar Barat hingga Siantar Marimbun berpotensi terdampak. Prakirawan BMKG Sumatera Utara menekankan kondisi ini masih berlangsung hingga pukul 10:00 WIB.
Masyarakat diimbau waspada terhadap banjir lokal, longsor, dan pohon tumbang akibat angin kencang. Hindari aktivitas luar ruangan, pantau informasi terkini melalui situs resmi BMKG di bmkg.go.id atau aplikasi cuaca, serta siapkan evakuasi darurat jika diperlukan. Pemerintah daerah setempat diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan, terutama di daerah rawan seperti Batu Bara dan Asahan.
Penulis : R Ramadhan























