FAKFAK — Kepala Bulog Fakfak, Ibrahim Wairoy, memastikan penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat akan dilakukan pada akhir April 2026.
Hal tersebut disampaikannya saat ditemui TempoTimur.com di ruang kerjanya, Rabu (15/4/2026) siang.
Ia menjelaskan, bantuan yang akan disalurkan mencapai sekitar 378 ton 700 kilogram beras, yang diperuntukkan bagi keluarga penerima manfaat di wilayah Fakfak.
“Setiap keluarga penerima manfaat akan mendapatkan beras sebanyak 20 kilogram untuk dua bulan, yang dikemas dalam dua karung masing-masing 10 kilogram, serta minyak goreng sebanyak 4 liter,” ujarnya.
Menurut Ibrahim, penyaluran bantuan ini mengalami keterlambatan dari jadwal semula yang direncanakan sejak Februari 2026. Keterlambatan tersebut disebabkan oleh distribusi minyak goreng yang harus menunggu proses produksi secara nasional.
“Bantuan ini disalurkan secara serentak di seluruh Indonesia, sehingga kita harus menunggu ketersediaan minyak. Saat ini kami sudah mendapat konfirmasi bahwa pasokan akan tiba pada 17 April,” jelasnya.
Ia menambahkan, setelah pasokan diterima, pihaknya akan segera melakukan persiapan distribusi dan menargetkan penyaluran mulai dilakukan paling lambat 20 April 2026.
Dalam proses distribusi, Bulog Fakfak bekerja sama dengan pihak ketiga di bidang jasa transportasi untuk mendukung kelancaran penyaluran hingga ke titik distribusi.
Pemerintah juga menetapkan batas waktu penyaluran bantuan tersebut harus selesai paling lambat 31 Mei 2026.
“Kami pastikan penyaluran berjalan cepat karena seluruh persiapan sudah siap, sehingga bantuan ini bisa segera diterima masyarakat,” tutupnya.
Penulis : Amatus Rahakbauw























