MANOKWARI — Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Papua Barat, Djoni Saiba, menyatakan membuka peluang untuk maju sebagai bakal calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat, meski pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) masih terkendala anggaran.
Pernyataan tersebut disampaikan Djoni Saiba di Manokwari, Sabtu (29/3/2025), menanggapi berkembangnya sejumlah nama yang disebut-sebut akan maju dalam bursa calon Ketua KONI Papua Barat.
“Siapa saja bisa maju bila memenuhi syarat sesuai AD/ART KONI. Saya juga bisa maju,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa peluang pencalonan terbuka luas bagi siapa pun yang memenuhi ketentuan organisasi. Bahkan, menurutnya, jumlah calon tidak dibatasi.
“Jangankan tiga orang, seribu orang pun boleh mencalonkan dan dicalonkan sepanjang memenuhi syarat,” tegasnya.
Namun demikian, Djoni yang saat ini menjabat sebagai caretaker Ketua KONI Papua Barat mengaku belum dapat memastikan jadwal pelaksanaan Musda.
Hal itu disebabkan belum tersedianya anggaran untuk kegiatan tersebut.
Ia berharap anggaran Musda dapat diperoleh melalui dana hibah dari Pemerintah Provinsi Papua Barat.
Jika anggaran telah disetujui, maka tahapan Musda akan segera dibuka kepada publik, termasuk proses penjaringan bakal calon oleh tim yang akan dibentuk.
Lebih lanjut, Djoni mengingatkan agar proses pencalonan tidak dikaitkan dengan kepentingan politik.
“Jangan membawa-bawa nama untuk kepentingan tertentu, karena KONI bukan organisasi politik,” ujarnya.
Sejauh ini, terdapat tiga nama yang beredar sebagai bakal calon Ketua KONI Papua Barat, yakni Aloysius Siep, Markus Waran, dan Yosias Saroy.
Penulis : Amatus Rahakbauw, K














