Tegakkan Disiplin Internal, Menteri Imipas Bantah Narasi Sindir Kepala Desa

- Penulis

Kamis, 19 Februari 2026 - 23:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta — Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jend. Pol. (Purn.) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., angkat bicara terkait viralnya potongan video yang menyebut dirinya menyindir kepala desa bertato. Ia menegaskan, narasi tersebut tidak benar dan telah dipelintir dari konteks sebenarnya.

Dalam keterangannya kepada Agus Flores, Menteri Imipas menegaskan bahwa pernyataan mengenai “tato” dan “penyakit mental” sama sekali tidak ditujukan kepada kepala desa mana pun. Ucapan tersebut, kata dia, secara spesifik mengarah kepada oknum pegawai Imigrasi yang terlibat kasus dugaan pemerasan terhadap warga negara asing (WNA) di Bali.

“Tolong diluruskan, itu konteksnya penegakan disiplin internal. Tidak ada kaitannya dengan kepala desa atau pihak lain di luar institusi,” tegasnya.

Baca Juga  BMKG Manokowari Keluarkan Peringatan Dini Cuaca, Hujan Lebat dan Angin Kencang 

Ia menjelaskan, pernyataan tersebut disampaikan dalam forum internal sebagai bentuk ketegasan terhadap aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Saat itu, ia menyoroti dugaan praktik pemerasan yang mencoreng nama baik institusi dan langsung menginstruksikan agar proses hukum terhadap oknum yang terlibat sindikat pemerasan turis asing dijalankan tanpa kompromi.

Menurutnya, setiap pegawai Imipas wajib mempedomani aturan kepegawaian dan menjaga integritas. Tidak ada ruang bagi penyalahgunaan wewenang, apalagi yang merugikan masyarakat dan mencederai kepercayaan publik.

Viralnya potongan video tanpa konteks dinilai berpotensi menyesatkan opini publik. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh potongan informasi yang tidak utuh.

“Jangan langsung percaya potongan video yang tidak lengkap. Saring sebelum sharing,” pesannya.

Baca Juga  Menteri Imipas Tegaskan ke Jajaran: Kalau Tidak Mampu Berprestasi, Jangan Berbuat Masalah!

Klarifikasi ini sekaligus menegaskan komitmen Menteri Imipas dalam menegakkan disiplin dan membersihkan institusi dari praktik-praktik menyimpang, tanpa harus menyeret pihak lain yang tidak berkaitan dengan persoalan tersebut.

(red)

Berita Terkait

Wakapolri Minta Anggota Siaga Hadapi Isu Aksi Black September 24 September
Boni Hargens Apresiasi Respons Cepat Polri Tangani Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
RI-Singapura Resmi Pakai Rupiah dan Dolar Singapura untuk Transaksi
Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare
Stop Diskriminasi Kerja! Menaker: Usia dan ‘Good Looking’ Bukan Syarat, Laporkan Kalau Ada
BPBD Batu Bara: 3 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang, Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Terdampak
Polisi Imbau Pengendara Tidak Merokok Saat Mengemudi
Kapolri Dianugerahi Sebagai Anggota Tapak Suci Muhamadiyah di Semarang 

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 22:03 WIB

Wakapolri Minta Anggota Siaga Hadapi Isu Aksi Black September 24 September

Senin, 7 September 2026 - 22:00 WIB

Boni Hargens Apresiasi Respons Cepat Polri Tangani Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Kamis, 3 September 2026 - 07:39 WIB

RI-Singapura Resmi Pakai Rupiah dan Dolar Singapura untuk Transaksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:56 WIB

Stop Diskriminasi Kerja! Menaker: Usia dan ‘Good Looking’ Bukan Syarat, Laporkan Kalau Ada

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page