BMKG Manokowari Keluarkan Peringatan Dini Cuaca, Hujan Lebat dan Angin Kencang 

- Penulis

Selasa, 6 Januari 2026 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Manokwari, TempoTimur.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Papua Barat mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Papua Barat, Senin (6/1/2026).

Peringatan dini tersebut dikeluarkan pada pukul 10.20 WIT, dengan potensi cuaca ekstrem diprakirakan terjadi mulai pukul 10.40 WIT.

Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi:
Kabupaten Manokwari, yaitu Distrik Warmare, Prafi, Masni, Manokwari Barat, Manokwari Timur, Manokwari Utara, dan Manokwari Selatan.
Kabupaten Pegunungan Arfak, meliputi Distrik Catubouw, Minyambaouw, dan sekitarnya.

BMKG juga memperkirakan kondisi cuaca tersebut dapat meluas ke wilayah:
Kabupaten Manokwari: Distrik Tanah Rubuh dan Sidey Kabupaten Manokwari Selatan: Distrik Oransbari dan Neney
Kabupaten Pegunungan Arfak: Distrik Anggi, Anggi Gida, Membey, Sururey, Didohu, Taige, Testega, Hingk, dan sekitarnya.

Baca Juga  Angin Kencang Porak Porandakan Rumah Warga Sei Balai

Kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 13.40 WIT pada hari yang sama.

BMKG mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem, seperti genangan air, banjir lokal, pohon tumbang, dan gangguan transportasi, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.

Informasi cuaca terkini dapat dipantau melalui laman resmi BMKG pada layanan Nowcasting BMKG Papua Barat.
Prakirawan BMKG Papua Barat.

Penulis : Amatus Rahakbauw

Berita Terkait

Wakapolri Minta Anggota Siaga Hadapi Isu Aksi Black September 24 September
Boni Hargens Apresiasi Respons Cepat Polri Tangani Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
RI-Singapura Resmi Pakai Rupiah dan Dolar Singapura untuk Transaksi
Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare
Stop Diskriminasi Kerja! Menaker: Usia dan ‘Good Looking’ Bukan Syarat, Laporkan Kalau Ada
BPBD Batu Bara: 3 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang, Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Terdampak
Polisi Imbau Pengendara Tidak Merokok Saat Mengemudi
Kapolri Dianugerahi Sebagai Anggota Tapak Suci Muhamadiyah di Semarang 

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 22:03 WIB

Wakapolri Minta Anggota Siaga Hadapi Isu Aksi Black September 24 September

Senin, 7 September 2026 - 22:00 WIB

Boni Hargens Apresiasi Respons Cepat Polri Tangani Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Kamis, 3 September 2026 - 07:39 WIB

RI-Singapura Resmi Pakai Rupiah dan Dolar Singapura untuk Transaksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Karhutla di Kalteng Turun Drastis, dari 500 Ribu Jadi 7 Ribu Hektare

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:56 WIB

Stop Diskriminasi Kerja! Menaker: Usia dan ‘Good Looking’ Bukan Syarat, Laporkan Kalau Ada

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page