BATU BARA — Pekan Seni Budaya Daerah (PSBD) ke-VII Kabupaten Batu Bara terus berlanjut dengan semarak. Pada hari kelima, Rabu malam (5/11/2025), etnis Batak Toba menjadi tuan rumah penampilan budaya yang digelar di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Indrasakti, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara.
Acara yang dimulai sekitar pukul 21.00 WIB tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dan tokoh masyarakat. Di antaranya Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson Hotasi Hasian Nainggolan, S.H., M.H., Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., Wakil Bupati Syafrizal, S.E., M.AP., perwakilan Dandim 0208/Asahan Kapten Inf. Parma Pasaribu, serta Ketua DPRD Batu Bara M. Safii, S.H.
Turut hadir pula para ketua etnis yang tergabung dalam Forum Komunikasi Etnis se-Kabupaten Batu Bara, di antaranya Etnis Jawa, Mandailing, Melayu, Minang, Banjar, Karo, Tionghoa, Sunda, dan India Serumpun. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 1.000 orang yang terdiri atas tamu undangan serta masyarakat umum.
Rangkaian Acara Penuh Makna
Kegiatan diawali dengan doa pembukaan oleh Ustaz Saud Silalahi, dilanjutkan dengan penyerahan tungkat tunggal panuluan kepada Bupati Batu Bara sebagai simbol kehormatan dari masyarakat Batak Toba.
Setelah itu, suasana semakin semarak dengan persembahan Gondang Batak dan tarian Tor-tor dari Sanggar Simanungkalit. Irama gondang dan gerak tarian tradisional membawa penonton larut dalam keindahan budaya Batak Toba yang kental dengan nilai kekeluargaan dan spiritualitas.
Dalam sambutannya, Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian menyampaikan rasa syukur serta apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan PSBD.
“Kegiatan ini bukan hanya ajang pelestarian budaya, tetapi juga sarana mempererat komunikasi dan silaturahmi antar-etnis di Kabupaten Batu Bara,” ujar Bupati.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membangun infrastruktur, termasuk rencana pembangunan tanggul di Sungai Dalu-dalu serta normalisasi Sungai Sei Semanggar.
“Kita harus saling mengingatkan dan bergotong royong membangun Batu Bara yang kita cintai. Saya juga berpesan kepada generasi muda agar menjauhi narkoba,” tambahnya.
Hiburan Artis Ibu Kota dan Kisah Sigale-gale
Malam budaya Batak Toba ini juga dimeriahkan dengan penampilan artis ibu kota Erik Sihotang, yang membawakan sejumlah lagu bernuansa Batak modern dan religi.
Selain itu, pengunjung disuguhkan penampilan tari kisah Patung Sigale-gale, yang menceritakan legenda kesedihan seorang raja terhadap anaknya, disimbolkan melalui patung yang menari diiringi gondang.
Pertunjukan budaya ini berhasil memukau penonton hingga akhir acara. Kegiatan ditutup sekitar pukul 23.45 WIB dengan suasana penuh kekeluargaan dan diakhiri sesi hiburan kedua bersama Erik Sihotang.
Kegiatan Aman dan Kondusif
Selama berlangsungnya acara, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif berkat pengamanan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Indrapura AKP Reynold Silalahi, S.H., bersama personel kepolisian dan panitia pelaksana.
PSBD ke-VII Kabupaten Batu Bara tahun 2025 menjadi momentum penting dalam memperkuat keragaman budaya sekaligus mempererat persatuan di tengah masyarakat multietnis.
(Tim)




















