Manokwari — Gubernur Papua Barat menyiapkan anggaran sebesar Rp50 miliar untuk mendukung program Papua Barat Cerdas. Dana tersebut dialokasikan melalui Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat untuk beasiswa pelajar dan mahasiswa Orang Asli Papua (OAP) berprestasi serta bantuan seragam sekolah bagi siswa kurang mampu.
Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat, Barnabas Dowansiba, M.Pd, menyampaikan hal ini saat dikonfirmasi jurnalis Tempo.Timur.com melalui Via WhatsApp, Jumat pagi (26/9/2025) pukul 08.07 WIT.
Barnabas menjelaskan, beasiswa diberikan kepada siswa SMA dan SMK berprestasi, khususnya kelas XI dan XII, serta mahasiswa OAP yang menempuh studi pada bidang strategis seperti kedokteran, sekolah kedinasan, dan disiplin ilmu lainnya. Sementara itu, bantuan seragam diperuntukkan bagi siswa kelas X OAP dari keluarga tidak mampu.
“Data penerima sudah dihimpun oleh bidang SMA dan SMK. Rencananya akhir bulan ini kami akan menggelar pertemuan daring bersama kepala sekolah untuk mencocokkan data penerima,” ujar Barnabas.
Selain beasiswa, Dinas Pendidikan juga menjalankan program pembelajaran matematika dengan metode Gasing (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan). Saat ini, program tersebut sudah berjalan di Kabupaten Teluk Wondama, Teluk Bintuni, dan Pegunungan Arfak. Selanjutnya, program serupa akan dilaksanakan di Kaimana, Manokwari, dan Manokwari Selatan, sementara Kabupaten Fakfak masih menunggu informasi lebih lanjut.
Menurut Barnabas, penguatan pendidikan dasar, khususnya kemampuan matematika dan bahasa Inggris, sangat penting untuk mempersiapkan anak-anak Papua Barat masuk ke Sekolah Garuda di Manokwari, yang mensyaratkan kompetensi akademik dan penguasaan bahasa Inggris.
“Kami melatih guru-guru agar dapat mengajar siswa dengan metode Gasing. Harapannya, anak-anak Papua Barat memiliki bekal akademik yang kuat,” tambahnya.
Penulis : Amatus.Rahakbauw.K























