Jejak Kasih yang Mengikuti Seumur Hidup

- Penulis

Minggu, 7 September 2025 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Cerpen Rohani Kristen

Ayat Pendukung: Mazmur 23:6
“Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.”

Hari itu senja turun perlahan, seolah menyelimuti desa kecil dengan keheningan yang lembut. Seorang pemuda duduk di beranda rumah, menatap jauh ke arah langit yang mulai berwarna jingga. Dalam hatinya bergemuruh pertanyaan: “Apakah hidupku benar-benar berarti di hadapan Tuhan?”

Ia teringat pada jalan hidupnya yang sering kali menyimpang. Ada banyak kesalahan, kegagalan, bahkan luka yang ditinggalkannya pada orang lain. Namun, di tengah rasa bersalah itu, ayat Mazmur 23:6 menggema dalam pikirannya: “Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku seumur hidupku…”

Baca Juga  Warga Berperan Aktif dalam Memberantas Narkoba dan Judi

Pemuda itu merenung. Jika kebajikan dan kemurahan Tuhan selalu mengikutinya, berarti ia tidak pernah benar-benar berjalan sendirian. Meski jatuh, ada tangan yang selalu terulur. Meski tersesat, ada terang yang menunjukkan jalan pulang.

Air matanya menetes. Ia sadar, kemurahan Tuhan bukan alasan untuk terus hidup sembarangan, melainkan teguran penuh kasih agar ia kembali kepada-Nya. Kebajikan Tuhan mengajarinya untuk hidup benar, sementara kemurahan-Nya memberi kesempatan untuk bangkit kembali.

Sejak malam itu, pemuda tersebut berjanji: hidupnya bukan lagi miliknya sendiri. Ia ingin meninggalkan jejak kasih, kebaikan, dan kesetiaan, supaya orang lain yang melihat hidupnya pun merasakan kasih Tuhan.

Dan ia tahu, betapa pun berat perjalanan, rumah terakhirnya tetaplah rumah Tuhan, tempat damai yang kekal sepanjang masa.

Baca Juga  Kasih Lebih Penting dari Pengakuan

 

Penulis : Amatus.Rahakbauw.K

Berita Terkait

Pemekaran Aslab Seriuskah Agar Tak Salah Arah
Dimana Logisnya Provinsi Sumatera Pantai Timur Itu?
Gagasan Pemekaran Provinsi SUMPIT itu Gak Bisa Ujug – Ujug
Ketika Respons Lambat Dipertontonkan, Kejati Justru Menjawab dengan Tindakan
Jangan Takut Bersinar Meskipun Kesuksesan Akan Selalu Diuji, Teruslah Jangan Pernah Berhenti Melangkah
“Jurnalisme dan Nurani: Menulis dengan Hati, Bukan Ego”
Dari Gosip ke Gagasan: Tiga Tingkatan Berpikir yang Menentukan Kualitas Bangsa
“Membunuh Korupsi di Dalam Diri”

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 09:23 WIB

Pemekaran Aslab Seriuskah Agar Tak Salah Arah

Minggu, 19 April 2026 - 09:19 WIB

Dimana Logisnya Provinsi Sumatera Pantai Timur Itu?

Minggu, 19 April 2026 - 09:13 WIB

Gagasan Pemekaran Provinsi SUMPIT itu Gak Bisa Ujug – Ujug

Jumat, 17 April 2026 - 23:54 WIB

Ketika Respons Lambat Dipertontonkan, Kejati Justru Menjawab dengan Tindakan

Jumat, 17 April 2026 - 20:42 WIB

Jangan Takut Bersinar Meskipun Kesuksesan Akan Selalu Diuji, Teruslah Jangan Pernah Berhenti Melangkah

Berita Terbaru

Opini

Pemekaran Aslab Seriuskah Agar Tak Salah Arah

Minggu, 19 Apr 2026 - 09:23 WIB

Opini

Dimana Logisnya Provinsi Sumatera Pantai Timur Itu?

Minggu, 19 Apr 2026 - 09:19 WIB

You cannot copy content of this page