Agus Flores Dapat Pengaduan, Tambang Ilegal di Magelang, Update Hari Ini Semakin Parah!

- Penulis

Minggu, 2 Februari 2025 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Magelang – Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon (PW-FRN), Agus Flores, menyoroti maraknya aktivitas tambang ilegal yang meresahkan warga Dusun Keranggan, Desa Sudimoro, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.

Menurutnya, praktik ini merupakan bentuk kejahatan luar biasa yang dilakukan oleh pengusaha dari luar daerah dengan menyewa dan membayar oknum tertentu demi meraup keuntungan pribadi, tanpa mempedulikan dampak terhadap masyarakat setempat.

Keberadaan tambang ilegal di sekitar Sungai Krasak membawa dampak buruk bagi warga.

Pemukiman terancam akibat kerusakan lingkungan, sedangkan aktivitas belajar-mengajar di SD Negeri 2 Sudimoro terganggu oleh hilir-mudik truk pengangkut pasir dan batu ilegal.

Selain itu, jalanan yang rusak dan berlubang sering menyebabkan kecelakaan bagi warga yang melintas.

Baca Juga  Jacob Ereste : Yang Kita Perlukan Revolusi Moral, Bukan Revolusi Mental

“Jalan yang berlubang akibat lalu lalang truk pengangkut material sangat membahayakan. Banyak warga yang mengalami kecelakaan. Selain itu, dinding pemukiman dan bangunan sekolah mengalami gangguan akibat aktivitas tambang ilegal ini,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Agus Flores mempertanyakan sikap aparat dan pemerintah daerah yang terkesan membiarkan aktivitas ini terus berlangsung.

Ia menyoroti perbedaan perlakuan antara wilayah Magelang dan Sleman, Yogyakarta, yang sama-sama berada di perbatasan Sungai Krasak.

“Kenapa di Sleman, Yogyakarta, mereka tidak berani beroperasi, tapi di Magelang mereka bebas? Ada apa dengan Magelang, Jawa Tengah?” tegas Agus Flores.

Ia juga menekankan bahwa masyarakat setempat sudah menyuarakan penolakan terhadap tambang ilegal ini.

Baca Juga  Agus Flores Sebut Presiden Beri Jempol Langkah Mantan Kapolresta Banyuwangi

Namun, hingga kini, belum ada tindakan tegas untuk menghentikan operasional tambang yang merusak lingkungan dan membahayakan warga.

Warga Dusun Keranggan mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk segera bertindak menghentikan tambang ilegal yang telah merusak lingkungan dan mengancam keselamatan mereka.

Mereka berharap adanya tindakan nyata untuk menegakkan hukum serta melindungi hak-hak masyarakat yang terdampak.

“Negara tidak boleh kalah dengan pengusaha tambang ilegal. Jangan biarkan masyarakat menjadi korban karena kepentingan segelintir orang,” pungkas Agus Flores.

Berita Terkait

Dina Maulidah Apresiasi Lomba Cerdas Cermat Karang Taruna Murung Raya
Kabut Asap Makin Pekat, Tuti Marheni Imbau Warga Murung Raya Jaga Kesehatan
Rejikinoor Dukung Penerapan BLUD di Seluruh Puskesmas Murung Raya
Mahyono Dorong Pemda Murung Raya Perkuat Dukungan bagi Petani
Kabut Asap Makin Pekat di Murung Raya, Sutrisno Imbau Warga Jaga Kesehatan
Hari Santri Nasional 2026, Johansyah Ajak Masyarakat Dukung Pesantren
Dina Maulidah Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional di Murung Raya
Hari Santri Nasional 2026, Heriyus Dorong Santri Kuasai Ilmu dan Teknologi

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Dina Maulidah Apresiasi Lomba Cerdas Cermat Karang Taruna Murung Raya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, Tuti Marheni Imbau Warga Murung Raya Jaga Kesehatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Rejikinoor Dukung Penerapan BLUD di Seluruh Puskesmas Murung Raya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Mahyono Dorong Pemda Murung Raya Perkuat Dukungan bagi Petani

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:13 WIB

Kabut Asap Makin Pekat di Murung Raya, Sutrisno Imbau Warga Jaga Kesehatan

Berita Terbaru

DPRD Murung Raya

Dina Maulidah Apresiasi Lomba Cerdas Cermat Karang Taruna Murung Raya

Minggu, 25 Okt 2026 - 18:05 WIB

DPRD Murung Raya

Rejikinoor Dukung Penerapan BLUD di Seluruh Puskesmas Murung Raya

Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB

DPRD Murung Raya

Mahyono Dorong Pemda Murung Raya Perkuat Dukungan bagi Petani

Minggu, 25 Okt 2026 - 17:58 WIB

You cannot copy content of this page