Batu Bara | Tempo Timur – Sejumlah Media Massa dan TV nasional Baru-baru ini ramai memberitakan Pimpinan KPK menyita HP salah satu pentolan Partai Politik saat Pemeriksaan di KPK yang menargetkan akan segera menangkap buronan kelas kakap Harun Masiku yang sampai saat ini belum tertangkap.
Menyikapi Pemberitaan tersebut, Sekretaris Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Federasi Advokat Republik Indonesia (FERARI) Rudy Harmoko, SH , angkat bicara tentang Kasus PPPK Kabupaten Batu Bara, Rabu (12/6).
Melihat peristiwa ini Rudi berharap Kapolda Sumatera Utara harus juga bersikap tegas dan cepat dengan tidak memberi keringanan untuk yang terduga kasus PPPK di Kabupaten Batu Bara dengan memberikan izin tahan luar atau penangguhan penahanan kepada empat orang Tersangka kasus PPPK di Kabupaten Batu Bara yang sempat menghebohkan Masyarakat Batu Bara.
Rudi berharap Kapolda dapat mengembangkan penyelidikan serta menangkap Intelektual DADER nya patut diduga FZ menggunakan Abuse Of Power Abang kandung nya saat menjabat Bupati.
Menurut Rudi, tidaklah mungkin yang Notabene Seorang adik Ex Bupati kewenangan bisa mempengaruhi Kepala Dinas Pendidikan Adnan Haris harus patuh dan taat atas perintah FZ sebagai Adik Bupati Defenitif pada saat itu.
” Kapolda Sumatera Utara harus berani mengusut tuntas kasus ini jangan sampai Kepercayaan Publik Menurun atas Kinerja Kepolisian khususnya di Sumatera Utara,”tegasnya.
(Tim)


















