25 Kampung di Merdey Keluhkan Layanan Pendidikan, Pemerintah Diminta Tak Abai

- Penulis

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

MANOKWARI — Persoalan layanan pendidikan di Distrik Merdey, Kabupaten Teluk Bintuni, kembali mencuat.

Kepala Kampung Menggerba, Ayub Esnam, yang mewakili 25 kampung, Minggu pagi (3/5/2026),pukul 12.38 WIT mengatakan secara terbuka mengkritik belum optimalnya perhatian pemerintah terhadap sektor pendidikan di wilayah tersebut.

Dalam pernyataannya pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2026, Ayub menilai kualitas layanan pendidikan di Distrik Merdey masih jauh dari harapan, meski berbagai program pemerintah telah dicanangkan.

“Fasilitas ada, tapi belum dimanfaatkan secara maksimal. Pelayanan pendidikan juga belum berjalan optimal,” ujarnya.

Kondisi ini dinilai berdampak langsung pada masa depan anak-anak di wilayah pedalaman. Keterbatasan layanan, menurut Ayub, berpotensi memperlebar kesenjangan kualitas sumber daya manusia antara daerah perkotaan dan kampung-kampung di Merdey.

Baca Juga  Bupati Batu Bara Hadiri Launching Program Kelas Unggulan Yayasan Mitra Inalum

Ia menegaskan, jika tidak ada langkah konkret dari pemerintah daerah, maka generasi muda di wilayah tersebut akan terus tertinggal.

“Jangan sampai anak-anak di kampung hanya jadi penonton pembangunan. Mereka harus diberi kesempatan yang sama melalui pendidikan yang layak,” tegasnya.

Ayub juga menyoroti perlunya pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja tenaga pendidik serta distribusi fasilitas pendidikan yang dinilai belum merata.

Selain itu, ia mendorong pemerintah daerah Kabupaten Teluk Bintuni untuk tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga serius membangun kualitas pendidikan sebagai investasi jangka panjang.

“Kalau pendidikan diabaikan, kita akan kehilangan generasi. Dari 25 kampung ini seharusnya bisa lahir pemimpin-pemimpin daerah, tapi itu tidak akan terjadi kalau sistemnya tidak diperbaiki,” katanya.

Baca Juga  1.500 Guru di Batu Bara Hadiri Resepsi HUT ke-78 PGRI

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah daerah terkait kritik yang disampaikan perwakilan 25 kampung di Distrik Merdey tersebut.

Penulis : Amatus Rahakbauw, K

Berita Terkait

Pemko Tanjung Balai dan Forkopimda Tandatangani Komitmen Bersama Wujudkan SPMB Ramah 2026/2027
Plh Wali Kota Tanjung Balai Hadiri Acara Penghargaan FLS3N Jenjang SD dan SMP Tingkat Kota 
SMA Negeri 1 Tanjung Tiram Adakan Pentas Seni, Siswa/i Bayar Rp250 Ribu
Kadis Pendidikan Papua Barat Akan Tinjau Pergub Pendidikan Karakter untuk Cegah Penyalahgunaan Lem di Kalangan Siswa
Bupati Baharuddin Hadiri Peringatan Milad ke–68 UNIVA Medan
Plh WaliKota Tanjung Balai Hadiri Pelatihan Fardhu kifayah SMPN 2 
Plh Walikota Tanjung Balai Hadiri Pawai Keliling Peringati Harlah YMPI Ke-78 
Lapas Labuhan Ruku dan PKBM Amanah Al Washliyah Indrapura Gelar Pembinaan Pendidikan 

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:30 WIB

Pemko Tanjung Balai dan Forkopimda Tandatangani Komitmen Bersama Wujudkan SPMB Ramah 2026/2027

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:57 WIB

Plh Wali Kota Tanjung Balai Hadiri Acara Penghargaan FLS3N Jenjang SD dan SMP Tingkat Kota 

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:28 WIB

SMA Negeri 1 Tanjung Tiram Adakan Pentas Seni, Siswa/i Bayar Rp250 Ribu

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:07 WIB

Kadis Pendidikan Papua Barat Akan Tinjau Pergub Pendidikan Karakter untuk Cegah Penyalahgunaan Lem di Kalangan Siswa

Senin, 18 Mei 2026 - 14:48 WIB

Bupati Baharuddin Hadiri Peringatan Milad ke–68 UNIVA Medan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page