Medan | Tempo Timur – Warga sekitar yang di sapa Ad (51) mengatakan, “saya menilai bahwa kinerja aparat kepolisian dan instansi terkait yang semakin disorot, akibat lemahnya pengawasan terhadap praktek perjudian yang semakin menjamur dimana-mana, seperti di Kompleks Asia Mega Mas Jalan Asia Permai no P1 dan P2 dan Yang Lim Plaza kian marak dalam beberapa bulan terakhir di wilayah hukum Polsek Medan Area.
Yang Lim Plaza yang di kenal sebagai tempat swalayan. Kini, Yang Lim Plaza di sulap kembali sebagai tempat lokasi Hiburan dan arena judi tembak ikan,” kata warga sekitar yang namanya tidak mau disebutkan.
Informasi yang didapat awak media saat di lokasi, “Polsek Medan Area diduga “Tutup Mata” dengan maraknya judi ketangkasan tembak ikan di Kompleks Asia Mega Mas yang kian Booming,” jelas HS pada awak media. Medan, Rabu, (31/01/2024).
Menurutnya, pihak aparat kepolisian dan instansi terkait sepertinya berpura-pura tidak melihat alias tutup mata.
Selanjutnya, lokasi judi Asia Mega Mas dengan Kamuflase Warung Kopi ruko dengan disediakan didalamnya ada beberapa unit mesin judi tembak ikan yang beroperasi selama 24 jam penuh yang tidak pernah sepi alias selalu ramai pengunjungnya.
Yang lebih herannya, warung kopi penuh dengan parkir mobil dan sepeda motor namun pengunjung yang menikmati kopi tidak sebanding dengan jumlah sepeda motor dan mobil yang parkir di depan warung kopi tersebut.
Warung Kopi dengan kedok didalamnya menyediakan arena ketangkasan judi tembak ikan.
Selain lapak mesin judi tembak ikan, ditempat itu juga ‘menyuguhkan’ seorang wanita cantik sebagai penjaga chip. Hal itu agar menarik minat para pemain judi agar semakin betah. Sehingga bisa meraup omset besar yang mencapai hampir puluhan juta rupiah perharinya.
Judi tembak ikan ini di back up dengan berbagai “oknum”. Makanya, lokasi judi ini tetap berjalan dengan aman. Apalagi terindikasi adanya dugaan kerjasama dengan instansi terkait.
Sehingga, pengelola lokasi judi merasa lebih aman dalam menjalankan bisnis haramnya itu,” Ucap warga kepada awak media.
“Lanjut warga disekitar mengatakan, tidak mungkin Polrestabes Medan dan Polsek Medan Area tidak tahu bang, kalau di tempat ini di buka judi, pasti ada kerjasamanya dengan pihak pengelola judi tembak ikan,” Ucap warga yang namanya tidak mau disebutkan.
Kami sudah merasa sangat resah, bang. Karena, nantinya suami atau anak kami juga ikut jadi korbannya,” ungkap seorang warga paruh baya yang tak ingin dituliskan namanya.
Saat awak media melakukan konfirmasi ke Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Harles Gultom melalui pesan whatsapp, jumpai pihak pengelola lokasi judi tembak ikan di Yang Lim Plaza dan Asia Mega Mas aja bro,” ucapnya.
Warga yang akrab disapa Dw (54) berharap kepada Kapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Teddy untuk bisa menutup lapak perjudian tembak ikan di Kompleks Asia Mega Mas dan Yang Lim Plaza tersebut.
“Sementara, awak media kembali melakukan konfirmasi kepada Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara Kombes Pol Sumaryono, SIK mengatakan, Kita teruskan info ke Polrestabes Medan,” kata Kombes Sumaryono.
Selanjutnya, awak media melakukan konfirmasi kepada Kapolrestabes Medan Kombes Pol Teddy Marbun dan Kasat Reskrim melalui pesan whatsapp, tidak ada beri komentar terkait lokasi judi tembak ikan di Asia Mega Mas dan Yang Lim Plaza.
(Red).






















