BATU BARA | TEMPO TIMUR – Papan nama sangat penting sebagai sarana masyarakat mengetahui jenis kegiatan proyek, besarnya anggaran, dan asal usul anggaran (APBD/APBN), nama kontraktor, tenggang waktu pelaksanaan kegiatan, dan perawatan. Papan nama proyek sebagai bentuk transparansi sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan pengawasan dan pencegahan terjadinya pencurian uang rakyat.
Sesuai amanat Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan yang dibiayai oleh Negara wajib memasang papan nama proyek.
Namun hal itu bertolak belakang dengan yang di lakukan Kepala Desa Pakam Raya saat melaksanakan Proyek Pengerjaan pembuatan Drainase Gang Mekar Dusun VII dan Rabat Beton Dusun 1 Desa Pakam Raya Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara tampa menggunakan Papan Informasi.
Dari amatan Tim awak Media Pada Jumat (21/07/2023) dilokasi Pekerjaan Pembangunan Drainase tidak ditemukan ada Papan Plank Informasi yang dipasang oleh Pihak Kepala Desa.
Menurut Anuri (53) salah seorang yang mengaku Kepala tukang mengatakan, Pembuatan Drainase tersebut, dirinya mendapat pekerjaan Pembuatan Drainase sepanjang 105, meter dengan lebar 60 cm, untuk ketebalan 25cm dan kedalaman 60cm hingga 70cm.
Saat dikonfirmasi berapa anggaran untuk Proyek tersebut, dirinya tidak mengetahui, “Saya hanya mengerjakan, masalah Material Kepala Desa yang menyediakan, ” ucapnya.
Dirinya juga mengaku tidak ada memegang Rencana Anggaran Belanja (RAB) atau gambar sebagai acuan Bangunan yang dikerjakan. “Apa yang dikerjakan saat ini sesuai yang diminta Kepala Desa,”katanya.
Lalu saat ditanya dimana Papan Plank Proyek, Kembali diakuinya sejak pengerjaan dimulai tidak ada menggunakan Papan Plank Informasi.
Kemudian, Jalan Rabat Beton yang ada Dusun 1, warga sekitar mengatakan bangunan jalan sudah 1 Minggu selesai dikerjakan, sejak pekerjaan dimulai tidak ada terlihat Papan Plank Informasi, berapa anggaran dan dari mana kami warga sekitar tidak mengetahui, ujarnya.
Lanjut disampaikannya, Pengerjaan itu dikerjakan Abang dari Kepala Desa, Warga sekitar hanya 1 Orang yang ikut bekerja selebihnya Orang luar dan keluarga Kades, tambahnya.
Hingga berita ini ditayangkan Kepala Desa Pakam Raya belum dapat dikonfirmasi.
(Mar/Tim)



















