Bupati Baharuddin Komitmen Perkuat Sektor Kelautan dan Perikanan

- Penulis

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

BATU BARA —  Bupati Batu Bara, Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menegaskan komitmennya untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah saat memimpin rapat koordinasi dan pemantauan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Aula Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Kamis (4/6/2026).

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan koordinasi dan pemantauan Kampung Nelayan Merah Putih yang dihadiri oleh Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., Inspektur Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Dr. Ade Tajudin Setiawan, Inspektur II KKP Febry Budianto, Staff Ahli Menteri Bidang KNP Ir. Lutfi, Tim Jamintel Kejaksaan Agung Alamsyah, Tim BPKP Eko Cahyono, Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumut Imaida Noor Hasibuan, Kepala Perwakilan BPKP Sumut Farid Firman, Unsur Forkopimda dan Kepala OPD.

Baca Juga  Usai Kunjungan Ke Tiga Negara Asean Presiden Joko Widodo Tiba di Tanah Air

Pada kesempatan tersebut Bupati Baharuddin memaparkan besarnya potensi maritim Batu Bara dan mengusulkan sejumlah program prioritas guna meningkatkan kesejahteraan nelayan serta mempercepat pembangunan kawasan pesisir.

“Potensi perairan dan kelautan Kabupaten Baru Bara dengan garis panjang pantai 62 km, jumlah nelayan 11.521 dengan potensi sektor perikanan tangkap, perikanan budidaya, sektor pengolahan dan pemasaran hasil perikanan,” papar Bupati Baharuddin.

Total produksi perikanan tangkap mencapai 53.231 ton pertahun 2025 yang 60% hasil tangkapan di kirim ke luar kota dan luar negeri dengan metode penangkapan ulama mayoritasnya adalah “One Day Fishing”.

Bupati Baharuddin juga menyampaikan bahwa hasil budidaya air payau seperti budidaya udang vaname dan ikan kerapu asal Kabupaten Batu Bara memiliki kualitas yang sangat bagus sehingga sering dikirim ke luar negeri serta adanya budidaya air laut yang didominasi budidaya kerang-kerangan dan kepah.

Baca Juga  Serahkan SK PPPK Penuh Waktu dan Paruh Waktu, Bupati Baharuddin Berpesan Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan kepada Masyarakat

Bupati Baharuddin menyebut Selat Malaka di Batu Bara adalah Selat Hormusnya Indonesia.

“Selat disini bisa disebut Selat Hormusnya Indonesia karena selat yang sering dilewati kapal dan banyak proyek strategis nasional yang akan didirikan,” lanjut Bupati Baharuddin.

Dirinya mengusulkan program prioritas kepada KKP seperti pengerukan sedimentasi alur sungai dengan tujuan untuk memperlancar arus lalu lintas kapal nelayan.

Selanjutnya pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih sebanyak 5 titik lokasi bertujuan untuk peningkatan sarana dan prasarana pendukung usaha perikanan dan kesejahteraan nelayan. Pembangunan kampung budidaya tematik udang Vaname dan rumah pengering ikan asin dengan teknologi solar dryer dome.

Bupati Batu Bara juga menyampaikan dukungannya terhadap program pembangunan KNMP yang direncanakan berlangsung hingga tahun 2029. Program Presiden RI tersebut menargetkan pembangunan sebanyak 5.269 KNMP sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan pembangunan di berbagai daerah.

Baca Juga  Bupati Baharuddin Hadiri Rakor Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumut 

Mengingat Kabupaten Batu Bara memiliki panjang garis pantai sekitar 62 km, Bupati Baharuddin berharap agar sedikitnya 10 KNMP dapat dibangun di wilayah Kabupaten Batu Bara guna mendukung percepatan pembangunan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sementara itu Inspektur Jenderal KKP Dr. Ade Tajudin Sutiawarman menyampaikan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) agar berhasil harus didukung oleh semua elemen karena KNMP merupakan program prioritas Presiden RI yang berorientasi pada pembangunan fisik yang mencakup dimensi sosial dan ekonomi keberlanjutan serta pemerataan pembanguan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

Dr. Ade menyampaikan rencana pembangunan KNMP pada tahun 2026 akan ditargetkan sebanyak 1259 lokasi di seluruh pesisir Indonesia.

Manfaat KNMP didirikan yaitu peningkatan produktivitas nelayan, peningkatan pendapatan dan kesejahteraan nelayan serta menciptakan penyerapan tenaga kerja.

(Red)

Berita Terkait

Bupati Batu Bara Hadiri Pelantikan Pengcab JMSI Batu Bara Periode 2026 – 2029
Pemprov Papua Barat Sambut Kunjungan Konselor Kedutaan Australia, Perkuat Kolaborasi Pembangunan Inklusif
Festival Budaya Isen Mulang 2026, Barito Utara Juara Umum
Mewakili Wali Kota, Sekda Tanjung Balai Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026
Pastikan Pelayanan Publik Hadir hingga ke Desa, Wabup Syafrizal Tinjau Langsung Pelaksanaan Program Berlayar
Sesuai Arahan Sekda Papua Barat, Biro Umum Setda Cek Fasilitas Pos Penjagaan Kantor Gubernur
Sekda Papua Barat: Tata Kelola Arsip Jadi Kunci Akuntabilitas Pemerintahan Menuju Indonesia Emas 2045
Pemko Tanjung Balai Dukung Pemanfaatan Gas Bumi Melalui Percepatan Pembangunan Pipa Gas Bumi Sumatera Utara-Riau

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:22 WIB

Bupati Baharuddin Komitmen Perkuat Sektor Kelautan dan Perikanan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:46 WIB

Bupati Batu Bara Hadiri Pelantikan Pengcab JMSI Batu Bara Periode 2026 – 2029

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:59 WIB

Pemprov Papua Barat Sambut Kunjungan Konselor Kedutaan Australia, Perkuat Kolaborasi Pembangunan Inklusif

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:34 WIB

Festival Budaya Isen Mulang 2026, Barito Utara Juara Umum

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:56 WIB

Mewakili Wali Kota, Sekda Tanjung Balai Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026

Berita Terbaru

Opini

Pemenang Sejati Tidak Menjual Nuraninya

Kamis, 4 Jun 2026 - 19:52 WIB

You cannot copy content of this page