Tokoh Masyarakat Fakfak Tengah, Maximus Tanggahma, Wafat di RSUD Fakfak

- Penulis

Selasa, 24 Maret 2026 - 22:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

FAKFAK — Tokoh masyarakat sekaligus pelayan gereja di Distrik Fakfak Tengah, Kabupaten Fakfak, Maximus Tanggahma, meninggal dunia pada Minggu, 22 Maret 2026, pukul 18.35 WIT di RSUD Fakfak.

Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, jemaat, dan masyarakat yang mengenalnya. Semasa hidup, ia dikenal sebagai sosok yang setia dalam pelayanan gereja serta aktif dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Almarhum pernah melayani sebagai Anggota Majelis Jemaat GKI Siloam Danaweria pada periode 2012–2017 sebagai syamas, kemudian kembali melayani pada periode 2019–2022 sebagai penatua.

Selain pelayanan gereja, ia juga aktif sebagai pengurus Lembaga Masyarakat Adat Distrik Fakfak Tengah dan dikenal sebagai tokoh adat Kampung Merapi, Petuanan Fatagar.

Baca Juga  Sejumlah Wilayah Kota Lampung Terendam Banjir, Berikut Daerah Terdampak

Dalam kehidupan keluarga, almarhum merupakan anak kelima dari pasangan (Alm.) Martinus Tanggahma dan (Almh.) Alida Ivong Hindom. Ia memiliki empat saudara, yaitu (Alm.) Paskalis Tanggahma, Frans Adolf Tanggahma, Paskalina Tanggahma, dan Ameliana Tanggahma.

Almarhum menikah dengan Fransina Tigtigweria pada 4 Januari 1998 di Jemaat GKI PNIEL Pikpik. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai dua orang anak, Viktor F. Tanggahma dan Pascalina Tanggahma, serta dua orang cucu, Ivana Tanggahma dan Alvaro Tanggahma.

Ibadah pelepasan jenazah dilaksanakan pada Selasa, 24 Maret 2026, di rumah duka di Distrik Fakfak Tengah, dimulai pukul 11.16 WIT.

Ibadah dipimpin oleh Pdt. Marthinus Niunofur, S.Si, dengan pembacaan firman Tuhan dari Yohanes 14:1–3 dan Wahyu 14:13 yang menegaskan pengharapan akan kehidupan kekal bagi orang percaya.

Baca Juga  Tragis, Ibu Beranak 2 Meninggal Gantung Diri

Turut hadir dalam ibadah tersebut Asisten I Setda Kabupaten Fakfak, Arif Rumagesan, mewakili pemerintah daerah, bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak dr. Maulana Patiran, para kepala distrik, serta jajaran staf pemerintah.

Dalam sambutannya, Arif Rumagesan menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian almarhum.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan kekuatan dan penghiburan bagi seluruh keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

Ia juga mengajak keluarga untuk tetap kuat dalam iman dan berharap kepada Tuhan di tengah duka, dengan mengutip Mazmur 34:18 bahwa Tuhan dekat dengan orang yang patah hati.

Ibadah berlangsung khidmat, diiringi pujian dan doa jemaat yang menguatkan keluarga. Rangkaian ibadah diakhiri dengan penyerahan foto almarhum kepada Majelis Jemaat sebagai bentuk penghormatan terakhir, sebelum jenazah diberangkatkan ke tempat pemakaman.

Baca Juga  Eva Sang Guru Les Yang Diduga Ditabrak Pengguna Mobil Honda Brio BK 1261 ZX, Mengadu Ke MPSU

Kepergian Maximus Tanggahma tidak hanya meninggalkan duka, tetapi juga teladan tentang kesetiaan, kerendahan hati, dan pengabdian dalam pelayanan kepada Tuhan dan sesama.

 

Penulis : Amatus Rahakbauw, K

Berita Terkait

1005 M: Ketika Dunia Berjalan di Dua Kecepatan Berbeda
BPBD Batu Bara Salurkan Bantuan untuk Keluarga Korban di Pangkalan Dodek
Karhutla Kembali Melanda Bomberay, Polisi Berjibaku Cegah Api Capai Permukiman
Bentrok di Matraman Dalam, 1 pemuda tewas 7 orang ditetapkan tersangka
Hari keempat, nelayan Batu Bara masih hilang di perairan Pulau Berhala
Seorang Warga Nibung Hangus Tewas Tertimpa Pohon Kelapa
Pengendara Sepeda Motor Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Jalinsum Lima Puluh, Satlantas Polres Batu Bara Lakukan Penanganan
Keluarga Kenang Nataniel D. Mandacan sebagai Pribadi Disiplin dan Teguh Prinsip, Kepergiannya Tinggalkan Duka Mendalam

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 01:09 WIB

1005 M: Ketika Dunia Berjalan di Dua Kecepatan Berbeda

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:53 WIB

BPBD Batu Bara Salurkan Bantuan untuk Keluarga Korban di Pangkalan Dodek

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:30 WIB

Karhutla Kembali Melanda Bomberay, Polisi Berjibaku Cegah Api Capai Permukiman

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:37 WIB

Bentrok di Matraman Dalam, 1 pemuda tewas 7 orang ditetapkan tersangka

Senin, 27 Juli 2026 - 00:04 WIB

Hari keempat, nelayan Batu Bara masih hilang di perairan Pulau Berhala

Berita Terbaru

Peristiwa

1005 M: Ketika Dunia Berjalan di Dua Kecepatan Berbeda

Minggu, 2 Agu 2026 - 01:09 WIB

Opini

Ketika Aku Mempercayai Janji Tuhan untuk Hidupku

Sabtu, 1 Agu 2026 - 11:52 WIB

You cannot copy content of this page