Luar Biasa, Kopi Gayo Tunjukkan Kualitas Emas Hitam dari Barat Indonesia

- Penulis

Minggu, 22 Januari 2023 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |Tempotimur.com – Kolaborasi nyata dari semangat Kemenkeu Satu antara Direktorat Kekayaan Negara Kantor Wilayah Aceh dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank telah membukukan hasil positif di awal tahun 2023 dengan diresmikannya Desa Devisa Kopi Gayo beberapa waktu lalu di Kabupaten Bener Meriah, Aceh (11/1).

Sekitar 125 orang petani yang bernaung pada Koperasi Panca Gayo Coffee akan diberikan pelatihan dan pendampingan oleh berbagai narasumber dan ahli dibidang perkopian.

Hal ini merupakan manfaat langsung yang dirasakan oleh para petani di Kabupaten Bener Meriah guna meningkatkan kapasitas para petani kopi agar mampu menghasilkan produk kopi bercita rasa tinggi dan juga memiliki kualitas biji kopi yang berstandar baku internasional.

Berdasarkan data yang diperoleh dari IEB Institute, gambaran ekspor kopi Indonesia menunjukan trend positif di tahun 2022. Sepanjang Januari hingga Agustus tahun 2022 nilai ekspor kopi tercatat mencapai USD 698,18 juta atau naik 45,52% secara YoY.

Baca Juga  Pedagang Buah dan Sayur Asal Jember Go International, 5.000 Petani Lokal Melek Ekspor

Provinsi Aceh sendiri merupakan salah satu wilayah produksi kopi terbesar di Indonesia dengan total produksi pada tahun 2020 mencapai 73,42 ribu ton atau sekitar 10% dari total produksi kopi nasional dengan produksi utamanya adalah Kopi Gayo.

Diantara beberapa jenis kopi dan Kopi Gayo merupakan salah satu kopi terbaik yang sudah dikenal di berbagai wilayah dunia.

Mempertimbangkan potensi ekspor kopi Indonesia yang besar, komoditas Kopi Gayo menjadi salah satu fokus industri pendampingan Desa Devisa LPEI.

Direktur Pelaksana Bidang Keuangan dan Operasional LPEI, Agus Windiarto mengungkapkan dalam sambutannya, rencana kerja kolaborasi di Aceh pada tahun 2023 ini, akan lebih difokuskan pada pengembangan program Desa Devisa.

Baca Juga  Polres dan Dinas Perikanan Batu Bara Panen Lele

“Desa Devisa merupakan pendampingan komprehensif kepada komunitas petani untuk meningkatkan kapasitas komoditi unggulan Aceh agar dapat menembus pasar dunia,” kata Agus Windiarto.18/1/2023.

Bupati Bener Meriah, Haili Yoga mengatakan bahwa berbagai dukungan yang diterima tentu merupakan semangat baru bagi masyarakat Bener Meriah untuk terus mengembangkan komoditi mulai dari ekspor, mulai dari wilayah pedesaan.

“Kami juga yakin dengan adanya program seperti ini, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah akan bisa terus berproses meningkatkan aktivitas produksi, distribusi, dan transaksi komoditi secara berkelanjutan dalam mengembangkan potensi secara ekonomi, sosial, dan lingkungan,” kata Haili Yoga pada saat peresmian Desa Devisa Kopi Gayo.

Hal serupa disampaikan oleh Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Rionald Silaban, melalui program Desa Devisa ini masyarakat yang memiliki produk unggulan akan diarahkan untuk memperbesar aksesnya guna mencapai kondisi sosial ekonomi budaya yang lebih baik, dibandingkan dengan kondisi sebelum adanya kegiatan pendampingan Desa Devisa tersebut.

Baca Juga  Pendampingan Potensi Desa Devisa Klaster Kopi, Sinergi untuk Masyarakat Kabupaten Bener Meriah

“Keberadaan program Desa Devisa ini diharapkan dapat memajukan kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya bagi masyarakat lokal berdasarkan pengembangan dari produk unggulan serta menopang ekonomi kerakyatan melalui kegiatan ekspor nasional,” ujar Rionald Silaban.

Apresiasi diberikan oleh Rionald Silaban atas terealisasikannya Program Desa Devisa Kopi Gayo, “Kami mewakili pemerintah pusat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas sinergi dan capaian yang sangat baik ini. Jelasnya.

“Kami berharap, peresmian Desa Devisa Kopi Gayo di Kabupaten Bener Meriah dapat menjadi bahan bakar semangat yang lebih besar bagi Bapak Ibu semua untuk menciptakan sinergi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan penggiat usaha petani kopi, sehingga mampu berkontribusi dalam peningkatakan ekspor dan pendapatan devisa yang berkelanjutan.” Pungkasnya.(*)

Berita Terkait

DPRD dan Pemkab Murung Raya Simak Pidato Kenegaraan Presiden RI
Sambut HUT ke-81 RI, Polres Murung Raya Salurkan Bansos ke Panti Asuhan
Bupati Murung Raya Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 27 ASN
Polres Batu Bara Sosialisasikan Program Paham AI kepada Pelajar, 38 Siswa Raih Sertifikat
Ketua DPRD Murung Raya Apresiasi 27 ASN Terima Satyalancana Karya Satya
Rahmanto Muhidin Motivasi Seribu Mahasiswa Baru UIN Palangka Raya untuk Berani Bermimpi dan Berorganisasi
DAD Murung Raya Perkuat Sinergi dan Kapasitas Pemangku Adat
PAMI Desak ASN di RSUD dr. Tengku Mansyur Tanjung Balai Diperiksa Terkait Dugaan Pungli Pemotongan Dana BPJS 

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:34 WIB

DPRD dan Pemkab Murung Raya Simak Pidato Kenegaraan Presiden RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:13 WIB

Bupati Murung Raya Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 27 ASN

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Polres Batu Bara Sosialisasikan Program Paham AI kepada Pelajar, 38 Siswa Raih Sertifikat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Ketua DPRD Murung Raya Apresiasi 27 ASN Terima Satyalancana Karya Satya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:53 WIB

Rahmanto Muhidin Motivasi Seribu Mahasiswa Baru UIN Palangka Raya untuk Berani Bermimpi dan Berorganisasi

Berita Terbaru

DPRD Murung Raya

DPRD dan Pemkab Murung Raya Simak Pidato Kenegaraan Presiden RI

Minggu, 16 Agu 2026 - 01:34 WIB

You cannot copy content of this page