Tak Ada Pungli, KPM PKH Di Arahkan Gemar Menabung

- Penulis

Selasa, 6 Desember 2022 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEMPO TIMUR

JEMBER – Program Keluarga Harapan (PKH) yang menjadi andalan Kementrian Sosial (Kemensos) untuk menanggulangi kemiskinan di masyarakat. Sehingga dengan adanya program tersebut masyarakat betul-betul terbantu. Untuk memastikan program tersebut benar-benar tepat guna dan tepat sasaran. Kemensos membentu pendamping-pendamping PKH.

Oleh sebab itu, PKH Wilayah Prenggondani, Sumberjambe, Jember, membuat terobosan menarik untuk memandirikan KPM (kelompok penerima manfaat) di Desa Prenggondani dengan cara menabung secara suka rela. Disampaikan oleh salah satu penerima PKH, Susilowati B. Isabel dari Dusun Bates Prenggondani menyampaikan, “saya senang mas, karena dengan pendamping PKH kami diajari untuk berhemat dengan cara menabung, kami KPM tidak semuanya menabung dan besar tabungannya tidak ditentukan.” Ungkap B. Isabel saat ditemui media ini, Selasa (06/12/2022).

Dilanjutkannya, “nanti tabungan saya mau saya minta hampir hari raya saja mas, kan gak bingung menghadapi hari raya. Tabungan itu jelas, dan ada catatannya di dimasing-masing KPM dan ketua kelompok. Pendampinng selalu mengawasi dan mengingatkan kepada kami untuk berhemat, uang bantuan tersebut untuk dipergunakan sesuai dengan kebutuhan. Makanya KPM sepakat dan tanpa paksaan untuk menabung di ketua kelompok kami masing-masing. Tidak ada paksaan, suka-suka KPM mau menabung berapa saja.” Tegasnya.

Ditempat terpisah, WR (inisial-red) pendamping PKH menyatakan, ” iya memamg betul mas ada program menabung di wilayah saya yaitu di Desa Prenggondani. Kami memang sosialisasikan kepada KPM untuk berhemat, menggunakan uang bantuannya sesuai kegunaan. Tabungan itu tidak kita pegang sendiri namun di pegang kelompoknya masing-masing. Tujuan kami selaku pendamping agar supaya KPM belajar berhemat, toh tabungannya bisa diminta sewaktu-waktu kok.” Sergahnya dalam sambungan telepone siang ini.

“Pendamping itu harus mempunyai program kerja bagaimana KPM itu bisa mandiri dan ber inofatif. Di kelompok-kelompok binaan kami di desa Prenggondani alhamdulillah progran menabung itu hampir 50% di ikuti oleh KPM, dan besar tabungannya tidak di tentukan terserah KPM mau menabung berapa saja. Kita selalu transparansif, dan bertujuan untuk membuat KPM binaan kami betul-betul bisa mandiri. Dengan cara menabung kemungkinan nanti uangnya kalau sudah terkumpul bisa saja dibuat modal untuk usaha kecil-kecilan dirumahnya.” Tegasnya.
(Red/Tim)

Berita Terkait

Inovasi PKK Desa Mekar Baru: Dari Bunga Telang dan Kelor, Tumbuh Ekonomi Keluarga Mandiri
Bupati Batu Bara Dukung Program AKU HATINYA PKK, Janjikan Bantuan Bibit Melalui BUMDes
Ketua Dekranasda Teluk Wondama Kukuhkan Pengurus Baru, Ajak Generasi Muda Lestarikan Kerajinan Lokal
PT.Brigeston Belum Pernah Salurkan Dana CSR-nya ke Masyarakat. 
Dukung Asta Cita DPC PRO GIB Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi Di Asahan
Waw, Cukai Rokok Naik Negara Sehat dan Keuangan Daerah Kuat
Gubenur Kalteng Bersama Pj Bupati Gelar Pasar Murah di Kelurahan Puruk Cahu Seberang
Masyarakat Murung Raya Antusias Menyambut Pasar Murah

Berita Terkait

Senin, 20 Oktober 2025 - 19:52 WIB

Inovasi PKK Desa Mekar Baru: Dari Bunga Telang dan Kelor, Tumbuh Ekonomi Keluarga Mandiri

Senin, 20 Oktober 2025 - 19:41 WIB

Bupati Batu Bara Dukung Program AKU HATINYA PKK, Janjikan Bantuan Bibit Melalui BUMDes

Selasa, 9 September 2025 - 13:34 WIB

Ketua Dekranasda Teluk Wondama Kukuhkan Pengurus Baru, Ajak Generasi Muda Lestarikan Kerajinan Lokal

Rabu, 29 Januari 2025 - 15:12 WIB

PT.Brigeston Belum Pernah Salurkan Dana CSR-nya ke Masyarakat. 

Senin, 27 Januari 2025 - 21:50 WIB

Dukung Asta Cita DPC PRO GIB Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi Di Asahan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page