Dukung Asta Cita DPC PRO GIB Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi Di Asahan

- Penulis

Senin, 27 Januari 2025 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASAHAN,TEMPO TIMUR – Dewan Pimpinan Cabang Pro Garda Indonesia Bersatu ( DPC Pro GIB ) kabupaten Asahan mendukung sepenuhnya visi dan misi Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto terkait swasembada pangan melalui program ketahanan pangan nasional

” Salah bentuk dukungan tersebut DPC Pro GIB kabupaten Asahan akan mengawasi pendistribusian serta peredaran harga eceran tertinggi ( HET ) pupuk bersubsidi dari mulai tingkat distributor sampai ke tingkat agen atau kios pengecer “, kata ketua DPC Pro GIB Asahan Joko Hendarto. Senin (27/01/2025) di Kisaran

” Kita akan terus konsisten melakukan pengawasan dalam pendistribusian pupuk bersubsidi dari tingkat distributor , agen atau kios pengecer hingga sampai ke tangan petani di desa “, ungkapnya

Baca Juga  Pejabat Bupati Nizhamul Tinjau Kesiapan Rumah Pasta Cabai

Hal ini dilakukan agar jangan ada lagi yang coba coba berani bermain soal harga pupuk bersubsidi seperti pupuk urea dan ponskha. Apalagi pada saat para petani memasuki musim turun tanam padi ke sawah

Biasanya, pada saat musim tanam tiba. Para petani seringkali dihadapkan dengan berbagai persoalan yang sangat dilematis. Seperti langkanya pupuk bersubsidi pasaran

” Selain langka, dan kalau pun ada biasanya para petani membeli pupuk bersubsidi dengan harga yang cukup tinggi atau diatas HET “, ungkap Joko

Kita hanya mengingatkan kepada para distributor penyalur pupuk bersubsidi dan agen atau kios pengecer agar kedepannya jangan pernah coba coba berani bermain mafia pupuk yang diduga selama ini kerap sekali terjadi

Baca Juga  Inovasi PKK Desa Mekar Baru: Dari Bunga Telang dan Kelor, Tumbuh Ekonomi Keluarga Mandiri

Terlebih untuk lagi para agen atau kios pengecer pupuk bersubsidi di desa desa yang berani menjual pupuk bersubsidi kepada orang yang tidak terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok ( RDKK ) yang disusun oleh kelompok tani

DPC Pro GIB juga menghimbau kepada seluruh petani yang merasa dirugikan akibat kelangkaan serta tinggi nya harga pupuk bersubsidi di tingkat agen atau kios pengecer. Pembelian dengan sistem gandengan, kami siap menerima laporan serta aduan dari para petani, tegasnya

DPC Pro GIB Asahan akan bersinergi dan berkoordinasi dengan aparat kepolisian kejaksaan serta pemerintah kabupaten Asahan terkait pendistribusian serta peredaran pupuk bersubsidi. ” Stop mafia pupuk bersubsidi, petani adalah aset bangsa yang harus di lindungi dan di perhatikan “, pungkasnya. (Edi)

Baca Juga  Ketua TP-PKK Ny. Maya Hadiri Pelatihan Menjahit

Berita Terkait

Tangsel Gelar Expo UMKM, 60 Kepala Daerah Datang Lihat Inovasi SISGITA
RI-Singapura Resmi Pakai Rupiah dan Dolar Singapura untuk Transaksi
Wali Kota Mahyaruddin Salim Hadiri Rakor Optimalisasi PAD dan DBH Pajak Se-Provinsi Sumatera Utara
Pemprov Papua Barat dan Conch Group Bahas Penguatan Investasi Hijau dalam Kunjungan Strategis ke Tiongkok
Inovasi PKK Desa Mekar Baru: Dari Bunga Telang dan Kelor, Tumbuh Ekonomi Keluarga Mandiri
Bupati Batu Bara Dukung Program AKU HATINYA PKK, Janjikan Bantuan Bibit Melalui BUMDes
Ketua Dekranasda Teluk Wondama Kukuhkan Pengurus Baru, Ajak Generasi Muda Lestarikan Kerajinan Lokal
PT.Brigeston Belum Pernah Salurkan Dana CSR-nya ke Masyarakat. 

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 00:18 WIB

Tangsel Gelar Expo UMKM, 60 Kepala Daerah Datang Lihat Inovasi SISGITA

Kamis, 3 September 2026 - 07:39 WIB

RI-Singapura Resmi Pakai Rupiah dan Dolar Singapura untuk Transaksi

Rabu, 2 September 2026 - 08:28 WIB

Wali Kota Mahyaruddin Salim Hadiri Rakor Optimalisasi PAD dan DBH Pajak Se-Provinsi Sumatera Utara

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:55 WIB

Pemprov Papua Barat dan Conch Group Bahas Penguatan Investasi Hijau dalam Kunjungan Strategis ke Tiongkok

Senin, 20 Oktober 2025 - 19:52 WIB

Inovasi PKK Desa Mekar Baru: Dari Bunga Telang dan Kelor, Tumbuh Ekonomi Keluarga Mandiri

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page