Peringatan Hari Santri di Tanjungbalai Berpusat di Al Washliyah Gading

- Penulis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Wakil Wali Kota Tanjungbalai menjadi inspektur upacara Hari Santri Nasional 2026 di Pesantren Al Washliyah Gading

 

Tanjung Balai — Wakil Wali Kota Tanjung Balai Muhammad Fadly Abdina menghadiri sekaligus bertindak sebagai Inspektur upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang dilaksanakan di Pesantren Alwashliyah Gading, Pada Kamis (22/10/2026), sementara itu, komandan upacara dipercayakan kepada salah seorang santri Alwashliyah Gading.

Peringatan Hari Santri Nasional tahun ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.” Tema tersebut menegaskan pentingnya peran santri dalam membangun masa depan bangsa melalui ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, serta akhlak mulia.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tanjung Balai, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tanjung Balai, perwakilan Lanal Tanjung Balai Asahan (TBA), perwakilan Brimob TBA, perwakilan Lapas Tanjung Balai, perwakilan Pengadilan Agama, perwakilan Dandim 0208 TBA, perwakilan Kejaksaan Negeri, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para kepala madrasah se-Kota Tanjung Balai.

Kehadiran Pemerintah Kota Tanjungbalai dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap peringatan Hari Santri Nasional sekaligus penghargaan atas kontribusi santri dan pesantren dalam membangun karakter generasi muda serta kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca Juga  Mengantisapi Kemacetan, Polsek Labuhan Ruku dan Muspika Kecamatan Tanjung Tiram Pasang Tolo - Tolo Jalan

Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina dalam amanatnya membacakan amanat Menteri Agama mengatakan bahwa tema Hari Santri Nasional 2026 mengandung pesan penting tentang tanggung jawab besar santri dalam menentukan masa depan bangsa.

Jika dahulu para santri menguatkan negeri melalui perjuangan mempertahankan kemerdekaan, maka saat ini santri harus melanjutkan perjuangan tersebut melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan akhlak mulia.

“Tantangan zaman memang berubah, tetapi semangat pengabdian kepada negeri tercinta bagi seorang santri tidak boleh padam,” demikian pesan dalam amanat Menteri Agama yang dibacakan pada upacara tersebut.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa pada tahun 2045 Indonesia akan genap berusia 100 tahun. Momentum tersebut menjadi cita-cita bersama untuk mewujudkan Indonesia Emas, yaitu Indonesia yang maju, sejahtera, berdaya saing, dan mampu berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

Baca Juga  Wakil Wali Kota Tanjung Balai Monitoring Pelaksanaan Program MBG

Untuk mewujudkan cita-cita besar tersebut, Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang unggul, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, berakhlak mulia, serta mampu menghadirkan berbagai inovasi bagi kemajuan bangsa.

Dalam hal ini, santri diharapkan mampu mengambil peran penting. Santri tidak boleh merasa rendah diri ataupun membatasi cita-citanya. Santri dapat menjadi ulama, ilmuwan, pendidik, pengusaha, hingga pemimpin bangsa, selama terus belajar, bersungguh-sungguh, dan mengabdikan ilmunya bagi kemajuan Indonesia.

Santri Harus Menguasai Ilmu Agama dan Teknologi.

Amanat tersebut juga mengajak seluruh santri agar terus memperdalam ilmu agama sekaligus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Tradisi pesantren harus tetap dijaga, tetapi santri juga tidak boleh takut menghadapi perubahan dan perkembangan zaman.

Santri diharapkan menjadi generasi yang teguh memegang nilai-nilai keislaman, terbuka terhadap kemajuan, serta mampu menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Bangsa yang kuat, lanjut amanat tersebut, membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga jujur, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

Baca Juga  Bupati Batu Bara Ajak Masyarakat Rawat Kebersamaan Lewat Pekan Seni Budaya Daerah

Pesantren memiliki kekuatan besar dalam membangun karakter bangsa. Di lingkungan pesantren, nilai-nilai akhlak diajarkan, kemandirian ditumbuhkan, dan semangat pengabdian ditanamkan dalam diri para santri.

Kekuatan tersebut perlu terus dirawat dan dikembangkan agar pesantren semakin berperan dalam menjawab tantangan zaman serta melahirkan generasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan negara.

Menutup amanatnya, Menteri Agama mengajak seluruh santri untuk terus meningkatkan kualitas diri, menjaga akhlak, memperluas wawasan, dan mengambil bagian dalam pembangunan bangsa.

“Jadilah santri yang menguatkan negeri menuju Indonesia Emas,” demikian pesan penutup amanat Menteri Agama dalam peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 di Kota Tanjung Balai.

Peringatan ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh santri untuk memperkuat semangat belajar, meningkatkan pengabdian, serta meneguhkan komitmen dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa Indonesia.

Penulis : Tfq

Berita Terkait

Pemko Tanjung Balai Gelar Gerakan Pangan Murah
Polres Tanjung Balai Hadiri Rapat Persiapan Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026
Wali Kota Tanjung Balai Bertemu Anak Korban Kekerasan Seksual
Tim URC Jatanras Polres Tanjung Balai Ringkus Dua Pelaku Spesialis Pencurian Rumah Kosong
Pendeta Jhon Marani Ajak Masyarakat Papua Tidak Takut, Jadikan Musibah sebagai Momentum Introspeksi
Pelindo Regional 4 Fakfak Tetap Beroperasi di Tengah Kabut Asap Karhutla
Pelindo Regional 4 Fakfak Ikuti Sosialisasi Pengelolaan Limbah B3 untuk Jaga Lingkungan Pelabuhan
Walikota Tanjung Balai Menyambut Baik Terima Audiensi Pengcab ALTI Terbentuknya Kepengurusan dan Rencana Pelaksanaan “Tanjung Balai Trail Run 2026”

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:06 WIB

Peringatan Hari Santri di Tanjungbalai Berpusat di Al Washliyah Gading

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Polres Tanjung Balai Hadiri Rapat Persiapan Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Wali Kota Tanjung Balai Bertemu Anak Korban Kekerasan Seksual

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Tim URC Jatanras Polres Tanjung Balai Ringkus Dua Pelaku Spesialis Pencurian Rumah Kosong

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:04 WIB

Pendeta Jhon Marani Ajak Masyarakat Papua Tidak Takut, Jadikan Musibah sebagai Momentum Introspeksi

Berita Terbaru

DPRD Murung Raya

Akhirudin Dorong Kolaborasi Tingkatkan Minat Baca Anak di Murung Raya

Jumat, 23 Okt 2026 - 00:28 WIB

DPRD Murung Raya

DPRD Murung Raya Dorong Perusahaan Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Jumat, 23 Okt 2026 - 00:26 WIB

DPRD Murung Raya

Bebie Ajak Masyarakat Murung Raya Aktif Awasi Peredaran Narkoba

Jumat, 23 Okt 2026 - 00:22 WIB

DPRD Murung Raya

Likon Ajak Masyarakat Dukung Pembangunan dan Kawal Aspirasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 00:20 WIB

You cannot copy content of this page