Secangkir Kopi, Seribu Sejarah: Sembang-Sembang Tanah Deli Hidupkan Kembali Marwah Melayu

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

MEDAN – Di tengah hiruk pikuk Kota Medan, Kedai Kopi Deli di Jalan Dolok Sanggul berubah jadi ruang tamu budaya Rabu malam, 17 Juni 2026.

 

Forum “Sembang-Sembang Tanah Deli” yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan berhasil menyatukan 80 orang dari latar berbeda. Lewat konsep “Tiga Tungku Sejerangan”, pemerintah, masyarakat adat, dan warga biasa berbagi pikiran tanpa sekat, hanya ditemani aroma kopi dan semangat menjaga warisan.

 

Kehadiran Sultan Deli Tuanku Mahmud Lamanjiji Perkasa Alam memberi bobot adat pada diskusi. Sementara Pemko Medan diwakili Kepala Bidang Kebudayaan Ok Zulfani Anhar yang membacakan pidato Wali Kota Rico Putra Bayu Waas. Komitmen pemerintah jelas: kebudayaan bukan program seremonial, tapi fondasi pembangunan Kota Medan. Turut hadir Ketua Komisi III DPRD Afif Abdilah, Sukronedi, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah II, serta Wali Utama Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara Dato’ Setiawangsa II.

Baca Juga  Polri Pakai Alat Analisis Komposisi Tubuh-Tes MMPI di Seleksi Akhir Akpol

 

Nuansa forum makin kaya dengan hadirnya Konsulat Malaysia Tuan Ridzuan Abdul Djalil. Ini sinyal bahwa budaya Melayu Deli bukan cerita lokal semata. Tokoh Melayu, akademisi, dan komunitas budaya yang hadir membawa beragam sudut pandang, membuat diskusi mengalir dari sejarah Kesultanan hingga tantangan generasi digital. Pesan yang sama muncul: merawat budaya harus lintas batas.

 

Sorotan utama jatuh pada generasi muda. Prof. Ichwan Azhari dan Datin Dra. Iyes Hakim sebagai narasumber menegaskan, identitas Melayu Deli akan bertahan jika anak muda tidak hanya jadi penonton. Mereka mengajak kampus, komunitas, dan ruang publik seperti kedai kopi dijadikan “kelas hidup” untuk mengenal pantun, adat, bahasa, dan nilai luhur Melayu. Dialog interaktif membuktikan, saat generasi tua dan muda ngobrol setara, ide pelestarian jadi lebih nyata.

Baca Juga  Pdt. Alfius Waroy: Pelayanan Tetap Dilakukan di Tengah Perjalanan Laut Menuju Fakfak

 

Menutup acara, moderator mengingatkan bahwa melestarikan budaya bukan kerja satu pihak. “Ini bukti menjaga marwah adalah kerja bersama kita semua,” katanya. “Sembang-Sembang Tanah Deli” pun diharapkan bukan berhenti di satu malam. Dari secangkir kopi di Dolok Sanggul, dialog ini diharapkan terus bergulir menjadi agenda rutin yang menyambungkan istana, balai kota, dan rumah-rumah warga Medan.

Penulis : R Ramadhan

Berita Terkait

BPBD Batu Bara: 3 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang, Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Terdampak
Bupati Batu Bara Dorong Generasi Dai dan Daiyah Berkarakter serta Berakhlak
Bupati Batu Bara Ajak Masyarakat Perkuat Kecintaan kepada Rasulullah melalui Batu Bara Bersholawat
Pdt. John Marani: Ibadah Bukan Sekadar Rutinitas, tetapi Bekal Menuju Kehidupan Kekal
Direktur RSUD Tengku Mansyur Kota Tanjung Balai Bantah Tuduhan Adanya Pungli, Begini Penjelasanya
Kapolres Batu Bara Gaet Tokoh Adat: Selamatkan Anak dari Narkoba, Patroli Malam dan Jam Malam untuk Remaja Didorong
Sambut HUT Ke-81 RI, Kelurahan Wagom Utara Hiasi Kantor dengan Bendera Merah Putih dan Umbul-Umbul
Pemkab Batu Bara Raih Juara II Paviliun Terbaik pada PRSU ke-50

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:27 WIB

BPBD Batu Bara: 3 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang, Bantuan Sembako Disalurkan ke Warga Terdampak

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:29 WIB

Bupati Batu Bara Dorong Generasi Dai dan Daiyah Berkarakter serta Berakhlak

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Bupati Batu Bara Ajak Masyarakat Perkuat Kecintaan kepada Rasulullah melalui Batu Bara Bersholawat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Pdt. John Marani: Ibadah Bukan Sekadar Rutinitas, tetapi Bekal Menuju Kehidupan Kekal

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Direktur RSUD Tengku Mansyur Kota Tanjung Balai Bantah Tuduhan Adanya Pungli, Begini Penjelasanya

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page