BATU BARA – Upaya menyelamatkan generasi muda dari jerat narkoba terus digencarkan. Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara beraudiensi dengan Polres Batu Bara, Kamis 6 Agustus 2026.
Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono menegaskan bahwa perang terhadap narkoba dan perlindungan anak harus menjadi gerakan bersama.
Dalam audiensi itu, AKBP Dony menyampaikan bahwa Polres tidak bisa bekerja sendiri. Salah satu strategi yang akan dijalankan adalah intensifikasi sosialisasi ke sekolah. Tujuannya agar siswa memahami bahaya narkoba dan dampak buruk dari pergaulan bebas sejak dini.
Dato’ Zulham yang mewakili Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara memberikan masukan agar program keamanan menyentuh hingga ke desa. Ia meminta Polres membangun komunikasi kuat dengan kepala desa. “Mari kita hidupkan lagi ronda dan patroli malam. Keamanan harus dimulai dari dusun, dari desa,” kata Dato’ Zulham.
Sementara itu, Kasat Intel Polres Batu Bara AKP Tukkar L. Simamora, S.H., M.H. menyoroti pentingnya peran keluarga. Ia mengajak para orang tua untuk lebih tegas terhadap anaknya.
“Berikan batasan jam keluar di malam hari. Awasi pergaulan anak. Jangan sampai kelengahan kita membuat mereka terjerumus ke narkoba dan seks bebas,” pesan AKP Tukkar.
Hadir mendampingi Ketua Majelis Dato’ Setiawangsa II/ Ok Khairul Amri, audiensi ini juga diikuti Sekjen Muhammad Rozali, Sekretaris Raisha Ramadhan, Ketua Laskar Diraja Abdul Kholid, serta Zuriat Kedatukan Bogak Dato’ Zulham Efendi dan Ok Abdul Latif.
Sinergi antara Majelis dan Polres ini diharapkan menjadi langkah awal menciptakan Batu Bara yang aman dan bebas narkoba.
Penulis : Red











