Sorotan Terhadap Dana SWDKLLJ, Ketua Umum Fast Respon Dorong Transparansi

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 23:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Foto Ketua Umum Fast Respon Counter Polri, R. Mas MH Agus Rugiarto Astrodiarjo, SH, MH. (dok)

 

 

JAKARTA, TEMPOTIMUR.COM — Ketua Umum organisasi Fast Respon, R. Mas MH Agus Rugiarto Astrodiarjo, SH, MH, dikenal sebagai sosok yang aktif mengkaji berbagai produk hukum, khususnya yang dinilai tidak memenuhi asas kemanfaatan bagi masyarakat luas.

Sejak usia muda, Agus disebut telah menaruh perhatian besar terhadap analisis regulasi. Berbagai kajian yang ia lakukan bahkan terdokumentasi dalam bentuk tulisan yang jumlahnya cukup banyak, mencerminkan konsistensinya dalam bidang tersebut.

Dalam beberapa kesempatan, ia juga terlibat dalam kritik terhadap sejumlah produk peraturan daerah (Perda) yang dinilai bermasalah. Kajian-kajian tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong perbaikan kebijakan publik agar lebih berpihak pada kepentingan masyarakat.

Baca Juga  Ketua Bravo 5 Batu Bara Bagi-Bagi Bingkisan Lebaran 1444H

Salah satu isu yang kembali menjadi sorotan adalah terkait dana Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang tertera dalam pajak kendaraan bermotor yang dikelola oleh PT Jasa Raharja.

Menurut Agus, isu ini pernah dibawa ke ranah hukum. Namun, proses tersebut hanya sampai pada putusan sela, dengan pertimbangan bahwa kewenangan mengadili berada di wilayah Pengadilan Negeri Jakarta Pusat atau sesuai domisili kantor pusat PT Jasa Raharja, serta melibatkan pemerintah sebagai pihak turut tergugat.

Ia mengakui bahwa proses lanjutan gugatan tersebut tidak diteruskan karena berbagai kesibukan.

Meski demikian, Agus menilai momentum saat ini penting untuk kembali mendorong keterbukaan terkait pengelolaan dana SWDKLLJ. Ia berharap adanya transparansi yang lebih jelas mengenai aliran dan penggunaan dana tersebut.

Baca Juga  Senkom Mitra Polri Kecamatan Cikupa Peringati Hari Ibu ke-95 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, jumlah kendaraan bermotor di Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 172,9 juta hingga 173,7 juta unit. Dengan asumsi kontribusi SWDKLLJ sekitar Rp35.000 per kendaraan per tahun, potensi dana yang terkumpul mencapai triliunan rupiah.

Besarnya angka tersebut dinilai perlu diimbangi dengan sistem pengelolaan yang transparan dan akuntabel, agar masyarakat dapat mengetahui secara jelas pemanfaatannya.

Agus juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap pengelolaan dana publik guna mencegah potensi penyimpangan. Ia mendorong agar pemerintah dan pihak terkait dapat membuka informasi secara lebih luas kepada masyarakat.

Transparansi, menurutnya, menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana yang bersumber dari masyarakat.

Baca Juga  Aklamasi, Ketua PP Tebing Tinggi dipimpin Hendra Gunawan, Ini Pesan Kodrat Shah

(Tim)

Berita Terkait

KONI Papua Barat Terkendala Anggaran, Raker dan Musprov 2026 Terancam Molor
Fast Respon Counter Polri Pusat Kantongi 10 Titik Tambang Ilegal di Jawa Timur
KNPI Papua Barat Kecam Pernyataan Ubedillah soal Prabowo–Gibran
Muscab PKB Batu Bara: Konsolidasi Politik Berbasis Solidaritas
Pujakesuma Bersatu: Program Prabowo-Gibran Nyata untuk Rakyat
Dirut Prima TPK Terima Silaturahmi CEO Sumut24 Group, Tegaskan Layanan Kontainer Serba Online
BPBD Batu Bara Gelar Halal Bihalal, Pererat Silaturahmi dan Solidaritas
Pujakesuma Batu Bara dan Kajari: Bersatu untuk Kualitas Hidup Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 23:51 WIB

Sorotan Terhadap Dana SWDKLLJ, Ketua Umum Fast Respon Dorong Transparansi

Sabtu, 25 April 2026 - 00:10 WIB

KONI Papua Barat Terkendala Anggaran, Raker dan Musprov 2026 Terancam Molor

Rabu, 15 April 2026 - 11:44 WIB

Fast Respon Counter Polri Pusat Kantongi 10 Titik Tambang Ilegal di Jawa Timur

Selasa, 14 April 2026 - 14:15 WIB

KNPI Papua Barat Kecam Pernyataan Ubedillah soal Prabowo–Gibran

Minggu, 12 April 2026 - 19:05 WIB

Muscab PKB Batu Bara: Konsolidasi Politik Berbasis Solidaritas

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page