KONI Pusat Ambil Alih Lewat Caretaker, Lambannya Daerah Picu Terbitnya SK Nomor 49

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Foto SK Caretaker KONI Papua Barat 2022/2026

 

MANOKWARI, TEMPOTIMUR.COM  — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat mengambil langkah tegas dengan menunjuk caretaker KONI Papua Barat melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 49 untuk masa bakti 2022–2026.

Kebijakan ini dinilai sebagai respons atas lambannya penataan organisasi di tingkat daerah.

SK yang ditandatangani Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, menjadi dasar hukum bagi kepengurusan sementara untuk menjalankan roda organisasi selama masa transisi.

Penetapan tersebut disampaikan saat dikonfirmasi jurnalis pada Sabtu (25/4/2026) pukul 13.04 WIT.

Dalam SK itu, KONI Pusat menetapkan susunan caretaker yang terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, serta sejumlah bidang pendukung. Mereka diberi mandat penuh untuk menjalankan fungsi organisasi sekaligus membenahi kondisi internal KONI Papua Barat.

Baca Juga  Menjelang Open Championship 2025, IPSI Audiensi ke Kapolres Batu Bara

Langkah KONI Pusat ini tidak lepas dari belum optimalnya konsolidasi organisasi di daerah, termasuk belum terselenggaranya Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) untuk memilih kepengurusan definitif.

Melalui penunjukan caretaker, KONI Pusat menegaskan pentingnya percepatan konsolidasi dan penataan organisasi agar tidak berdampak pada pembinaan atlet.

“Penunjukan caretaker ini bertujuan agar organisasi tetap berjalan dan proses pembinaan atlet tidak terhenti, sekaligus mempercepat pelaksanaan Musorprov,” demikian penegasan dalam SK.

Selain menjalankan roda organisasi, caretaker juga dibebani tanggung jawab memastikan program pembinaan tetap berjalan di tengah berbagai keterbatasan, termasuk menjaga koordinasi dengan pemerintah daerah dan cabang olahraga.

Situasi ini sekaligus menjadi catatan bagi pemangku kepentingan olahraga di Papua Barat agar lebih serius dalam menata organisasi, sehingga tidak terus bergantung pada intervensi pusat.

Baca Juga  Fourfoeo Tangerang Raya 2024: Turnamen Sepak Bola Bergengsi

Dengan terbitnya SK Nomor 49, publik berharap momentum ini dimanfaatkan untuk membenahi tata kelola KONI Papua Barat secara menyeluruh dan segera menghadirkan kepengurusan definitif yang sah.

Penulis : Amatus Rahakbauw, K

Berita Terkait

Belanda Lolos Piala Dunia 2026! Koeman Percaya Diri, Van Dijk Jadi Kunci Kejutan Oranje
Persipura Bangkit di Momen Krusial, Konsistensi Jadi Penentu Promosi
Kapolda & Ketua Bhayangkari Kalteng Ikuti Kemala Run 2026 di Bali, Dukung Campaign Charity for Indonesia
Kadispora Medan Lepas Smartfren Fun Run 2026
Dojo Polres Batu Bara Raih 2 Emas dan 2 Perak di Kejuaraan Karate se-Sumut
FIFA Tetapkan 52 Wasit Utama untuk Piala Dunia 2026
Sportivitas dan Solidaritas, Lapas Labuhan Ruku Buka Pekan Olahraga HBP ke-62
Pemilihan Ketua KONI Papua Barat Dilakukan Melalui Delegasi, Thomas Sanadi Imbau Pilih Secara Bijak

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 11:41 WIB

KONI Pusat Ambil Alih Lewat Caretaker, Lambannya Daerah Picu Terbitnya SK Nomor 49

Jumat, 24 April 2026 - 17:56 WIB

Belanda Lolos Piala Dunia 2026! Koeman Percaya Diri, Van Dijk Jadi Kunci Kejutan Oranje

Selasa, 21 April 2026 - 19:50 WIB

Persipura Bangkit di Momen Krusial, Konsistensi Jadi Penentu Promosi

Senin, 20 April 2026 - 11:31 WIB

Kapolda & Ketua Bhayangkari Kalteng Ikuti Kemala Run 2026 di Bali, Dukung Campaign Charity for Indonesia

Minggu, 19 April 2026 - 23:29 WIB

Kadispora Medan Lepas Smartfren Fun Run 2026

Berita Terbaru

DPRD Murung Raya

Bupati Murung Raya Raih Penghargaan “Bupati Peduli Radio 2026”

Jumat, 24 Apr 2026 - 21:37 WIB

You cannot copy content of this page