MANOKWARI, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, melantik dan mengambil sumpah jabatan 295 pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat, Jumat (13/2/2026).
Pelantikan yang berlangsung di Gedung PKK Provinsi Papua Barat tersebut terdiri atas 105 pejabat administrator dan 190 pejabat pengawas.
Pelantikan dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan serta sebagai bagian dari rotasi, mutasi, dan promosi aparatur sipil negara (ASN) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam sambutannya, Dominggus menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia berharap amanah yang diberikan dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Maknai momentum ini sebagai kesempatan untuk bekerja dan berkarya dengan lebih baik, menjaga integritas, bekerja secara profesional, dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Papua Barat,” ujarnya.
Dominggus menjelaskan, pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya penataan ASN guna mendukung pencapaian visi dan misi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Papua Barat 2025–2030.
Ia menambahkan, proses pengisian jabatan telah menggunakan sistem Integrated Mutasi yang terhubung dengan data kepegawaian dan telah memperoleh persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Menurutnya, penataan aparatur bertujuan memastikan setiap jabatan strategis diisi oleh sumber daya manusia yang kompeten, sekaligus mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menekankan pentingnya dukungan terhadap tiga program prioritas daerah, yakni Papua Barat Sehat, Papua Barat Cerdas, dan Papua Barat Produktif.
Program tersebut mencakup peningkatan layanan kesehatan dan jaminan kesehatan bagi Orang Asli Papua (OAP), peningkatan kualitas pendidikan serta bantuan bagi pelajar dan mahasiswa berprestasi, serta pemberdayaan ekonomi melalui penguatan UMKM dan potensi lokal.
“Saya mengamanatkan kepada saudara-saudara untuk mendukung penuh tiga program prioritas daerah agar hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Dominggus mengingatkan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah dengan tanggung jawab besar.
Ia meminta para pejabat segera memahami tugas pokok dan fungsi, memperkuat koordinasi, meningkatkan disiplin dan integritas, serta menjadikan jabatan sebagai sarana pengabdian, bukan untuk kepentingan pribadi.
Dengan kerja keras dan komitmen bersama, ia optimistis Pemerintah Provinsi Papua Barat dapat menghadirkan tata kelola pemerintahan yang profesional, bersih, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Selamat bekerja dan bertugas. Laksanakan amanah ini dengan penuh komitmen, integritas, dan tanggung jawab untuk membangun Papua Barat yang lebih baik,” ucapnya.
Penulis : Amatus Rahakbauw, K






















