MANOKWARI — Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si, mengajak seluruh kepala daerah se-Tanah Papua untuk memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan situs-situs peradaban di Kabupaten Teluk Wondama, yang disebutnya sebagai kota peradaban orang Papua.
Ajakan tersebut disampaikan Gubernur Dominggus saat meletakkan batu pertama pembangunan Universitas Dominee Izaak Samuel Kijne di Teluk Wondama, Jumat (24/10/2025).
“Saya mengajak seluruh kepala daerah, para gubernur se-Tanah Papua, dan para bupati untuk bersama-sama mendukung pembangunan situs-situs peradaban di Wondama, karena kota ini adalah kota peradaban orang Papua,” ujar Gubernur Dominggus Mandacan.
Menurut Gubernur, beberapa proyek penting yang akan dibangun di Wondama meliputi Monumen Salib Agung, Monumen Dominee Izaak Samuel Kijne, serta Universitas Dominee Izaak Samuel Kijne. Ia menegaskan bahwa pembangunan ini bukan hanya bernilai sejarah, tetapi juga menjadi simbol kemajuan dan transformasi peradaban bagi orang Papua.
“Pemerintah daerah akan mendukung penuh pembangunan situs-situs keagamaan ini, sebagai tanda dan bukti bahwa di kota ini pernah tumbuh peradaban yang membawa orang Papua bertransformasi menuju kehidupan yang lebih maju,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dominggus menekankan bahwa berdirinya Universitas Dominee Izaak Samuel Kijne akan meningkatkan kualitas pendidikan di Teluk Wondama, sehingga orang asli Papua (OAP) dapat menempuh pendidikan tinggi tanpa harus keluar daerah.
“Dengan adanya universitas ini, anak-anak muda Papua bisa belajar di tanahnya sendiri. Inilah bagian dari kebangkitan orang Papua untuk memimpin dirinya sendiri, sebagaimana telah dinubuatkan oleh Dominee Izaak Samuel Kijne. Ucapannya bukan sekadar kata-kata, tetapi jalan hidup bagi kita semua,” tutur Gubernur Dominggus.
Ia juga berharap pembangunan situs-situs keagamaan di Wondama dapat menjadi ikon wisata rohani dan sejarah yang menarik pengunjung dari seluruh Indonesia bahkan mancanegara, sehingga membawa dampak positif bagi perekonomian daerah.
“Saya berharap, situs-situs ini dapat maju dan menjadi daya tarik wisata rohani bagi banyak orang, sekaligus menjadi sumber berkat bagi masyarakat Wondama,” ungkapnya penuh harap.
Bagi Gubernur Dominggus Mandacan, pembangunan situs-situs peradaban di Wondama adalah bentuk penghormatan terhadap warisan iman dan pendidikan yang telah ditanamkan oleh Dominee Izaak Samuel Kijne — sang pelita yang telah menyalakan semangat perubahan bagi generasi Papua.
Penulis : Amatus Rahakbauw























