Aplikasi Website Desa di Kabupaten Batu Bara Diduga Terindikasi Korupsi

- Penulis

Kamis, 27 April 2023 - 04:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATU BARA – Penggunaan Aplikasi yang di Pakai Oleh hampir seluruh Desa se Kabupaten Batu Bara hingga kini jadi pertanyaan bahkan kuat dugaan Pengadaan tersebut terindikasi melakukan Perbuatan melawan Hukum.

Hasil Penelusuran dari Laman Google terkait Aplikasi OpenSID (Sistem Informasi Desa) yang digunakan Oleh hampir seluruh Desa di Batu Bara hingga sekarang tersebut  disitu tampak jelas di sebutkan bahwasanya Aplikasi tersebut diduga tak berbayar alias “Gratis”bahkan Siapa saja dapat Mendowload Aplikasi Tersebut hanya membuat “Housting” Dan “Domain” Saja yang Berbayar.

Dan lebih spesifiknya disitu di sebutkan kita tinggal memilih sesuai kehendak baik tampilan dan kemampuan bayar kita mau berapa G(Giga) penggunaan Housting dalam/ tahunnya.

Dari hasil Penelusuran Awak Media dari berbagai Informasi di dapatkan bahwasanya Pengadaan Aplikasi ini dengan harga yang sangat fantastis diduga menelan Biaya Sebesar Rp 7.000.000 (Tujuh Juta Rupiah)/Desa di ambil dari Anggaran Dana Desa TA 2020.

Dalam Perjalananya Pemakaian Aplikasi tersebut di dapati adanya beberapa Desa diduga yang jarang aktif  menggunakan Website tersebut hal ini dapat di lihat adanya beberapa desa yang terakhir menggunakan Website tersebut Pada Tahun 2021.

Sudah sepatutnya siapa selaku Vendor/Pelaksana selaku Admin Pengadaan Website tersebut harus mempertanggung jawabkannya didepan Hukum karena diduga kuat sudah melakukan Pembohongan Publik dan dugaan indikasi melakukan Tindak Pidana Korupsi.

(Tim

Berita Terkait

Pedagang Langsat di Fakfak Raup Lebih dari Rp1 Juta per Hari, Harga Rp10 Ribu per Tumpuk
INALUM Raih PROPER Emas dan Hijau 2025, Tegaskan Konsistensi Kinerja ESG Berkelanjutan
Diskon Tiket Lebaran 2026 Dongkrak Penumpang PELNI Fakfak Jadi 4.196
Diskon Tiket 30 Persen Ludes, PT PELNI Layani 467 Ribu Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2026
Mudik Bersama BUMN 2026, INALUM Berangkatkan 140 Peserta Mudik Gratis Ke Aceh, Padang, dan Pekanbaru
KSOP Fakfak Tegaskan Keselamatan Pelayaran Harga Mati pada Angkutan Laut Lebaran 2026
Pelindo Regional 4 Fakfak Bagikan 100 Paket Takjil bagi Penumpang dan Pengguna Jasa Pelabuhan
Awal Ramadhan 1447H, Pedagang Musiman Jalinsum Labuhan Ruku Dipadati Pembeli

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 09:53 WIB

Pedagang Langsat di Fakfak Raup Lebih dari Rp1 Juta per Hari, Harga Rp10 Ribu per Tumpuk

Rabu, 8 April 2026 - 13:21 WIB

INALUM Raih PROPER Emas dan Hijau 2025, Tegaskan Konsistensi Kinerja ESG Berkelanjutan

Senin, 6 April 2026 - 09:41 WIB

Diskon Tiket Lebaran 2026 Dongkrak Penumpang PELNI Fakfak Jadi 4.196

Minggu, 5 April 2026 - 16:07 WIB

Diskon Tiket 30 Persen Ludes, PT PELNI Layani 467 Ribu Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2026

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:20 WIB

Mudik Bersama BUMN 2026, INALUM Berangkatkan 140 Peserta Mudik Gratis Ke Aceh, Padang, dan Pekanbaru

Berita Terbaru

DPRD Murung Raya

Ketua DPRD se-Indonesia Ikuti Retret Lemhannas di Akmil Magelang

Minggu, 19 Apr 2026 - 21:23 WIB

You cannot copy content of this page