Tiga Bulan Dua Kelurahan di Batu Bara Krisis Air Bersih, Warga Minta Pemerintah Bertindak

- Penulis

Minggu, 23 November 2025 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batu Bara — Dua kelurahan di Kabupaten Batu Bara dilaporkan mengalami krisis air bersih selama tiga bulan terakhir. Kondisi tersebut membuat warga yang ada di dua kelurahan kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mencuci dan lainnya.

Kendala terjadi akibat belum optimalnya distribusi air oleh PDAM Tirta Tanjung, yang dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara maksimal hingga saat ini, Minggu (23/11/2025).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sumur bor di Kelurahan Labuhan Ruku yang menjadi salah satu sumber suplai air telah berhenti beroperasi. Infrastruktur tersebut merupakan fasilitas yang dibangun pada tahun 1982 dan kini telah berusia sekitar 43 tahun. Sumur bor ini diketahui sudah tidak aktif total selama lebih dari setahun terakhir.

Baca Juga  Bupati dan Wakil Bupati Batu Bara Hadiri Perayaan Natal Polres Batu Bara Tahun 2025

Sementara itu, infrastruktur serupa di Kelurahan Tanjung Tiram yang dibangun pada tahun 2004 juga mengalami kerusakan berupa kebocoran pipa utama. Kerusakan tersebut diperkirakan terjadi lebih dari tiga bulan dan belum mendapatkan perbaikan optimal.

Akibat kondisi itu, masyarakat terpaksa mengandalkan air sumur pribadi, membeli air galon, atau menunggu bantuan tangki air. Warga menyebut kondisi ini sangat memberatkan terutama bagi keluarga berpenghasilan rendah.

Sejumlah tokoh masyarakat dan warga terdampak meminta pemerintah daerah tidak hanya diam dan berpangku tangan. Mereka mendesak Pemkab Batu Bara bersama PDAM Tirta Tanjung untuk segera mencari solusi konkret agar suplai air bersih dapat kembali normal.

“Pemerintah harus turun tangan. Ini kebutuhan dasar. Jangan biarkan masyarakat terus kesulitan,” ujar salah satu warga.

Baca Juga  Beri Kuliah Umum di HKBP Nomensen, Edy Rahmayadi Motivasi Mahasiswa Baru

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PDAM maupun Pemerintah Kabupaten Batu Bara terkait langkah penanganan maupun rencana perbaikan.

Warga berharap krisis air bersih dapat segera diatasi agar mereka kembali dapat menikmati akses air layak untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

 

Penulis : Tim

Berita Terkait

Polsek Talawi Respon Cepat Laporan Tawuran, Polisi Edukasi Puluhan Pemuda di Tanjung Tiram
INALUM Gelar Kompetisi Jurnalistik InJournal Chapter 1 untuk Jurnalis Sumatera Utara
Implementasi Program Satu Sekolah Satu Produk di NTT dorong Kewirausahaan Siswa
Satres Narkoba Polres Batu Bara dan GANN Sosialisasikan Bahaya Narkoba ke Pelajar
FIFA Tetapkan 52 Wasit Utama untuk Piala Dunia 2026
Silaturahmi Dengan Insan Pers, LSM dan Aktivis, Wali Kota Ajak Bangun Persepsi Positif Wujudkan Tanjung Balai EMAS 
Bupati Batu Bara Perkuat Hubungan Kerjasama Dengan Konsulat Jenderal RRT Medan
Purbaya Sebut Pajak MBG Diperkirakan Capai 5%

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:21 WIB

Polsek Talawi Respon Cepat Laporan Tawuran, Polisi Edukasi Puluhan Pemuda di Tanjung Tiram

Kamis, 16 April 2026 - 21:41 WIB

INALUM Gelar Kompetisi Jurnalistik InJournal Chapter 1 untuk Jurnalis Sumatera Utara

Kamis, 16 April 2026 - 20:43 WIB

Implementasi Program Satu Sekolah Satu Produk di NTT dorong Kewirausahaan Siswa

Sabtu, 11 April 2026 - 20:39 WIB

Satres Narkoba Polres Batu Bara dan GANN Sosialisasikan Bahaya Narkoba ke Pelajar

Jumat, 10 April 2026 - 19:59 WIB

FIFA Tetapkan 52 Wasit Utama untuk Piala Dunia 2026

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page