MANOKWARI — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat mengirim enam cabang olahraga (cabor) beladiri untuk berlaga pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2025 yang diselenggarakan di Kota Kudus, Jawa Tengah, pada 12–25 Oktober 2025.
Keenam cabang olahraga yang dikirim antara lain:
FORKI Papua Barat (Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia)
PERKEMI Papua Barat (Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia)
Gulat Papua Barat
Taekwondo Papua Barat
PBJI Papua Barat (Persatuan Jujitsu Indonesia)
IPSI Papua Barat (Ikatan Pencak Silat Indonesia)
Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum KONI Papua Barat, Joni Saiba, mengatakan bahwa keikutsertaan enam cabor ini merupakan bentuk komitmen KONI Papua Barat dalam meningkatkan prestasi olahraga di tingkat nasional.
“Kami bangga karena para atlet menunjukkan semangat juang tinggi. Dari enam cabor yang ikut, dua atlet dari PERKEMI Papua Barat berhasil meraih medali emas dan perunggu,” ujar Joni Saiba saat ditemui jurnalis TempoTimur.com, Minggu siang (26 Oktober 2025) di Manokwari.
Dua atlet berprestasi tersebut adalah:
.Kelvin Saweri – kelas 75 kg, nomor Randori Perorangan (Putra), berhasil meraih medali emas berkat kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah.
.Hilda Christin Belandina Silubun – kelas 55 kg, nomor Randori Perorangan (Putri), sukses menyumbangkan medali perunggu setelah menampilkan performa luar biasa di arena pertandingan.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa Papua Barat memiliki potensi besar dalam bidang olahraga beladiri. KONI Papua Barat berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi atlet-atlet lainnya untuk terus berlatih dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional.
Penulis : Amatus Rahakbauw


















