Menkeu Purbaya Copot Dua Pejabat Terkait Restitusi Pajak, Investigasi Kebocoran Rp 361 Triliun

- Penulis

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

 

JAKARTA — Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, akan mencopot dua pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan pada Senin (4/5/2026).

Pencopotan ini dilakukan terkait persoalan pengelolaan restitusi pajak atau pengembalian kelebihan pembayaran pajak yang dinilai tidak terkendali.

Purbaya menyampaikan, langkah tersebut merupakan bagian dari investigasi terhadap sejumlah pejabat yang diduga terkait dengan tingginya pencairan restitusi.

“Saya serius dengan masalah restitusi ini karena pencairannya tidak terkendali. Saya sedang menginvestigasi lima pejabat dengan nilai restitusi tertinggi, dan hari ini dua di antaranya akan saya copot,” ujar Purbaya dalam temu media di Kantor Pusat Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat.

Ia menegaskan, kebijakan ini menjadi peringatan bagi seluruh jajaran agar menjalankan instruksi dengan baik dan tidak melakukan pencairan secara berlebihan.

Baca Juga  Pj Sekda Murung Raya Buka Acara Sosialisasi, Peluncuran Aplikasi SiSAPAN

Menurut Purbaya, selama ini terdapat kelemahan dalam sistem pelaporan dan pengendalian restitusi, termasuk adanya informasi yang tidak akurat terkait besaran pencairan. Ia mengungkapkan bahwa pada tahun sebelumnya dirinya sempat menerima laporan yang meremehkan nilai restitusi.

Namun, pada akhir tahun, realisasi pencairan justru jauh lebih besar dari yang dilaporkan. Tercatat, nilai restitusi pajak pada 2025 mencapai Rp361,15 triliun atau meningkat 35 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Di awal saya mendapat laporan bahwa nilainya kecil, tetapi pada akhir tahun ternyata jumlahnya berkali lipat dari yang disampaikan. Ini yang akan kami perbaiki agar tidak terjadi lagi kesalahan informasi,” jelasnya.

Sebagai langkah pengendalian, pemerintah juga menurunkan batas restitusi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dipercepat dari Rp5 miliar menjadi Rp1 miliar, guna memastikan arus pencairan lebih tertib dan terkontrol.

Baca Juga  Gedung Kantor Perwakilan BPKP Papua Barat Resmi Diresmikan di Manokwari

Selain itu, Purbaya menyoroti temuan di sektor batu bara yang menyebabkan negara harus menanggung beban hingga Rp25 triliun akibat perhitungan yang tidak tepat. Untuk sementara, penyaluran di sektor tersebut dibatasi.

Ia menambahkan, saat ini proses audit investigatif tengah dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terhadap restitusi pajak periode 2016 hingga 2025.

“Saya minta diaudit secara menyeluruh agar tidak terjadi kebocoran, terutama di sektor batu bara. Ada perhitungan yang tidak tepat sehingga negara harus menanggung hingga Rp25 triliun,” tegasnya.

Penulis : Amatus Rahakbauw, K

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Tanjung Balai : ikuti Rekor Aswakada Wilayah Sumut 
Wakil Wali Kota Tanjung Balai Bersama Ketua TP-PKK Hadiri Launching Kampus Mandiri Pangan dan Gerakan Tanam Serentak Cabai Se Sumut di Polbangtan Kementan Medan
DPRD Batu Bara Soroti Potensi PAD Masih Bocor, Minta Tim Percepatan Diisi ASN Berintegritas Tinggi
Sidak Ke Dinas Dukcapil, Wali Kota Tanjung Balai Minta Kualitas Pelayanan Publik Ditingkatkan
Wali Kota Mahyaruddin Salim Hadiri dan Buka HLM TP2DD Triwulan lll Tahun 2026
Tinjau Irigasi dan Jalan Desa, Bupati Baharuddin Pastikan Kebutuhan Masyarakat Jadi Perhatian
Pertemuan Bersama PKL Kawasan Food Court, Wali Kota Mahyaruddin Salim : Pemko Tanjung Balai Akan Salurkan Bantuan 40 Gerobak dan Tenda
Bupati Batu Bara Pimpin Penguatan Koordinasi Penyelesaian Konflik Agraria

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Wakil Wali Kota Tanjung Balai : ikuti Rekor Aswakada Wilayah Sumut 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:53 WIB

Wakil Wali Kota Tanjung Balai Bersama Ketua TP-PKK Hadiri Launching Kampus Mandiri Pangan dan Gerakan Tanam Serentak Cabai Se Sumut di Polbangtan Kementan Medan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:44 WIB

DPRD Batu Bara Soroti Potensi PAD Masih Bocor, Minta Tim Percepatan Diisi ASN Berintegritas Tinggi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Sidak Ke Dinas Dukcapil, Wali Kota Tanjung Balai Minta Kualitas Pelayanan Publik Ditingkatkan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Wali Kota Mahyaruddin Salim Hadiri dan Buka HLM TP2DD Triwulan lll Tahun 2026

Berita Terbaru

DPRD Murung Raya

Dina Maulidah Ajak Pemuda Murung Raya Jadi Pelopor Persatuan

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:34 WIB

Daerah

Polres Tanjung Balai Gelar Upacara Sumpah Pemuda ke-98

Rabu, 28 Okt 2026 - 17:40 WIB

You cannot copy content of this page