Dominggus Mandacan Tegas: ASN Honorer Papua Harus Diselamatkan, Jangan Ada yang Cuci Tangan

- Penulis

Senin, 22 September 2025 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Manokwari — Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, M.Si. menegaskan bahwa pemerintah harus serius menyelesaikan persoalan tenaga honorer yang hingga kini belum juga tuntas. Ia mengingatkan, 1 Oktober 2025 adalah batas akhir pengangkatan honorer menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), dan ribuan honorer Papua tidak boleh dibiarkan kehilangan haknya.

Dalam arahannya pada apel di halaman Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (22/9/2025), Mandacan menyampaikan keprihatinannya terhadap nasib 1.002 formasi honorer Papua yang masih menggantung. “Kalau sampai gagal, para pejabat yang menandatangani harus berani bertanggung jawab di depan rakyat. Jangan ada yang cuci tangan,” ujarnya dengan nada tegas.

Sejak 2021, Papua sudah memperoleh alokasi 8.100 formasi untuk 13 kabupaten/kota dan 1.002 formasi khusus untuk provinsi. Namun, proses pengangkatan berjalan lamban akibat tes online yang tertunda, tarik ulur kuota 80% Orang Asli Papua (OAP) dan 20% non-OAP, serta hambatan birokrasi pusat.

Baca Juga  Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan Ajak Masyarakat Jaga Persatuan di HUT RI ke-80

Mandacan menegaskan, jika hingga 1 Oktober tidak ada keputusan final, maka ribuan honorer Papua akan kehilangan haknya. “Ini persoalan serius. Pemerintah tidak boleh mengabaikan pengabdian panjang tenaga honorer. Mereka adalah aset yang harus diselamatkan,” tambahnya.

Sebagai motivasi, Mandacan menyinggung keberhasilan Kampung Klau, Papua Barat, yang dinobatkan sebagai Kampung Wisata Terbaik nasional. Dengan kerja sama warga, kampung tersebut mampu menghasilkan miliaran rupiah untuk pendidikan, keluarga, dan kegiatan keagamaan. “Kampung Klau memberi pelajaran bahwa dengan tekad dan kerja keras, Papua bisa menjadi contoh bagi Indonesia. Begitu pula tenaga honorer, mereka harus diberi jalan, bukan dibiarkan tersisih,” pungkasnya.

 

Penulis : Amatus.Rahakbauw.K

Berita Terkait

Pemprov Papua Barat Jajaki Kerja Sama Penerbangan dengan Garuda Indonesia dan Citilink 
Wakil Bupati Batu Bara Dorong Kerja Sama Strategis Penyediaan Air Bersih
Gubernur Dominggus Mandacan Paparkan Perubahan APBD 2025 dalam Rapat Paripurna DPR Papua Barat
Dominggus Mandacan Tekankan Sinergi Pemda untuk Percepat Pemerataan Pembangunan di Papua Barat
Pemko Tanjung Balai Launching Bantuan Pangan Februari-Maret 2026 di Kelurahan Sijambi.
Gubernur Papua Barat Sampaikan LKPJ 2025 ke DPRD
Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Terima Audiensi Pengurus Ikatan Pelajar Al Washliyah Kota Tanjung Balai
Perpustakaan Daerah Fakfak Gencarkan Program Keliling untuk Tingkatkan Minat Baca Anak

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:33 WIB

Pemprov Papua Barat Jajaki Kerja Sama Penerbangan dengan Garuda Indonesia dan Citilink 

Kamis, 16 April 2026 - 17:03 WIB

Wakil Bupati Batu Bara Dorong Kerja Sama Strategis Penyediaan Air Bersih

Kamis, 16 April 2026 - 10:32 WIB

Gubernur Dominggus Mandacan Paparkan Perubahan APBD 2025 dalam Rapat Paripurna DPR Papua Barat

Kamis, 16 April 2026 - 10:28 WIB

Dominggus Mandacan Tekankan Sinergi Pemda untuk Percepat Pemerataan Pembangunan di Papua Barat

Rabu, 15 April 2026 - 16:46 WIB

Pemko Tanjung Balai Launching Bantuan Pangan Februari-Maret 2026 di Kelurahan Sijambi.

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page