Kalapas Labuhan Ruku Ajak WBP Jaga Kesehatan

- Penulis

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Batu Bara — Kalapas Labuhan Ruku, Soetopo Berutu, memberikan pengarahan langsung kepada seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) terkait pentingnya menjaga kesehatan dan menjauhi berbagai bentuk perilaku menyimpang yang dapat berdampak buruk bagi kondisi fisik dan mental. Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan Lapas pada Kamis, 3 Juli 2025, dengan dihadiri oleh 1946 warga binaan yang mengikuti dengan antusias.

Dalam arahannya,Kalapas mengingatkan WBP agar tidak melakukan praktik-praktik berbahaya yang sering terjadi secara sembunyi-sembunyi di lingkungan pemasyarakatan, seperti membuat tato menggunakan alat tidak steril, pemasangan guli-guli (benda asing bulat yang dipasang di kemaluan untuk mengubah bentuk), serta penggunaan puntung rokok bekas yang di gunakan kembali. Perilaku tersebut sangat berisiko menjadi jalur penyebaran penyakit menular seperti HIV/AIDS, TBC, Hepatitis, dan infeksi lainnya.

Selain itu, Kalapas secara tegas menyinggung soal penyimpangan seksual, khususnya perilaku penyuka sesama jenis yang dilarang keras di dalam Lapas. Ia menekankan bahwa perilaku tersebut tidak hanya melanggar norma hukum dan agama, tetapi juga sangat berisiko terhadap kesehatan para WBP.

Baca Juga  Pasca Kelangkaan BBM di Batu Bara Wartawan & Wartawati Jadi Korban Kekerasan 

“Kami tidak mentolerir perilaku menyimpang seperti hubungan sesama jenis. Itu jelas bertentangan dengan hukum negara maupun nilai-nilai agama. Kita semua di sini dalam proses pembinaan, maka mari jaga martabat dan kendalikan diri,” ujar Kalapas dengan tegas.

Untuk memberikan gambaran nyata, Kalapas juga mengangkat kisah salah seorang WBP berinisial AJ yang sudah enam kali keluar-masuk penjara. AJ kini menderita gagal ginjal dan penyakit komplikasi lainnya akibat pola hidup tidak sehat yang dijalaninya. Saat ini, pihak Lapas harus secara rutin mengantarkannya keluar dua kali seminggu untuk menjalani cuci darah (hemodialisis) di rumah sakit Bidadari Indrapura.

“Kasus yang dialami saudara kita di atas benar-benar telah menjadi masalah tersendiri bagi Lapas Labuhan Ruku. Ini menjadi beban bagi petugas, apalagi dalam situasi efisiensi anggaran saat ini. Dengan lamanya pidana yang harus dijalaninya selama beberapa tahun ke depan, kondisi ini menjadi keprihatinan kita bersama. Energi dan waktu yang harus diberikan petugas untuk mengantar dan mendampingi sangat besar. Semoga ini bisa menjadi contoh nyata bagi seluruh WBP, betapa pentingnya menjaga hidup sehat sejak sekarang,” ungkap S.Berutu.

Baca Juga  Polisi Bersama Tim Gabungan Evakuasi Jasad Korban Hanyut di Aliran Sungai Benteng

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh petugas, yang selama enam bulan terakhir telah memberikan perhatian dan pendampingan maksimal kepada AJ.
“Kita semua prihatin atas kondisi yang dialami saudara kita tersebut. Saya secara pribadi juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran petugas, terutama tim perawatan dan pengamanan. Tanpa perhatian dan dedikasi mereka, mustahil kondisi WBP ini dapat tertangani dengan baik hingga saat ini,” tambahnya.

Menutup pengarahan, Kalapas juga menyampaikan pesan khusus kepada masyarakat, terutama keluarga warga binaan, agar turut serta dalam proses pembinaan melalui dukungan moril.
“Kami mengajak kepada masyarakat, khususnya keluarga warga binaan, untuk turut memberikan nasihat dan arahan. Harapannya, selama menjalani masa tahanan dan pidana, WBP tetap sabar dan dapat mengambil hikmah dari musibah yang dialami keluarga. Jaga pola hidup sehat, perbanyak ibadah, dan ikuti seluruh program pembinaan dengan baik,” pungkasnya.

Baca Juga  Kalapas Labuhan Ruku Sambut Humanis Aksi Unjuk Rasa Wartawan, Utamakan Dialog dan Keterbukaan Informasi

Kegiatan pengarahan ini turut didampingi oleh Ka.KPLP Ziko Manalu, Kasi Keamanan dan Ketertiban Samuel Siregar, Kasubag Tata Usaha Suriawan, JF keamanan Wilman Marbun, Kasubsi registrasi Mulia Situmorang, Karupam MP Nababan serta jajaran keamanan dan bimkemas lainnya. Dengan kegiatan ini, diharapkan seluruh WBP semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan, menjauhi perilaku menyimpang, dan berkomitmen menjalani masa pembinaan dengan baik menuju perubahan yang lebih positif.

 

Berita Terkait

Bupati Batu Bara Dorong Generasi Dai dan Daiyah Berkarakter serta Berakhlak
Bursa Kapolda PMJ Memanas! Agus Flores: “Saya Sudah Tahu, Tapi Nggak Bisa Ngomong”
Direktur RSUD Tengku Mansyur Kota Tanjung Balai Bantah Tuduhan Adanya Pungli, Begini Penjelasanya
PCNU Sumatera Utara Nyatakan Dukungan kepada Gus Yusuf Jelang Muktamar NU di Jombang
Wakil Wali Kota Tanjung Balai Melepas Keberangkatan 34 Kontingen Pramuka Ikuti Jamnas XII di Cibubur
Bupati Murung Raya Wisuda Sekolah Lansia Gita Uluh Itah, Belajar Tak Mengenal Usia
Pj Sekda Murung Raya Buka Sosialisasi Perbup PJPK 2026–2030
AKBP Dony Satria Wicaksono Perkuat Sinergi Melalui Silaturrahmi dengan Insan Pers Batu Bara

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:29 WIB

Bupati Batu Bara Dorong Generasi Dai dan Daiyah Berkarakter serta Berakhlak

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Bursa Kapolda PMJ Memanas! Agus Flores: “Saya Sudah Tahu, Tapi Nggak Bisa Ngomong”

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Direktur RSUD Tengku Mansyur Kota Tanjung Balai Bantah Tuduhan Adanya Pungli, Begini Penjelasanya

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:34 WIB

PCNU Sumatera Utara Nyatakan Dukungan kepada Gus Yusuf Jelang Muktamar NU di Jombang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:58 WIB

Wakil Wali Kota Tanjung Balai Melepas Keberangkatan 34 Kontingen Pramuka Ikuti Jamnas XII di Cibubur

Berita Terbaru

Peristiwa

Kecelakaan di Access Road Inalum Tiga Pelajar Luka-luka

Minggu, 9 Agu 2026 - 22:18 WIB

Opini

Dari Lengkong Kita Belajar Arti Kemerdekaan

Minggu, 9 Agu 2026 - 21:03 WIB

Berita Utama

Polisi Imbau Pengendara Tidak Merokok Saat Mengemudi

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:56 WIB

You cannot copy content of this page