Mahasiswa UNCRI Temukan 12 Jenis Rumput Laut di Pantai Petrus Kafiar untuk Bahan Baku Pupuk Organik

- Penulis

Minggu, 29 Juni 2025 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Manokwari — Sebanyak puluhan mahasiswa dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) Manokwari melakukan praktik lapangan terpadu pada Sabtu, 28 Juni 2025, di Pantai Petrus Kafiar, Distrik Manokwari Barat.

Dalam kegiatan ini, mereka berhasil mengidentifikasi 12 jenis rumput laut yang berpotensi menjadi bahan baku pupuk organik ramah lingkungan.

Kegiatan ini dipimpin oleh Yohanes Ada’ Lebang, SP., M.Si., selaku Wakil Dekan I FST UNCRI, dan melibatkan mahasiswa dari tiga program studi, yakni Rekayasa Kehutanan, Sains Kelautan, dan Ilmu Lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa melakukan:

Identifikasi manual terhadap 12 jenis rumput laut,

Analisis kandungan nutrisi seperti nitrogen, fosfor, kalium, magnesium, dan yodium,

Baca Juga  MRPB Dorong Model Baru Pembangunan Papua Barat Berbasis Afirmasi dan Legitimasi Adat

Pengolahan rumput laut menjadi pupuk organik melalui proses pencucian, penjemuran, dan pencacahan.


Jenis Rumput Laut yang Ditemukan

Beberapa jenis rumput laut yang berhasil diidentifikasi antara lain:

Sargassum sp. (Lame-lame)

Turbinaria sp. (Katang-batang)

Caulerpa racemosa (Latoh)

Ulva lactuca (Selada Laut)

Sementara dari kelompok alga merah (Rhodophyta), ditemukan:

Gracilaria sp. (Tumput Agar)

Hypnea sp. (Rumput Karang Merah)

Gelidium sp. (Gelidium Merah)

Laurencia sp. (Lawer-laweran Merah)

Acanthophora sp. (Rumput Berduri Merah)

Dictyota sp. (Daun Lebar Coklat)

Menurut Yohanes, rumput laut yang selama ini dianggap limbah pesisir ternyata menyimpan manfaat besar. Kandungan nutrisinya mampu:

Memperbaiki struktur tanah,

Meningkatkan aktivitas mikroba tanah,

Meningkatkan daya simpan air,

Baca Juga  Mahasiswa Uncri Bagikan Sarapan Bergizi dan Edukasi Gizi Sehat untuk Anak-anak di Kampung Warami

Menyediakan unsur hara seperti kalium dan yodium, serta menjadi antibakteri alami.

Warga pesisir yang sebelumnya membakar tumpukan rumput laut karena dianggap mengganggu, kini didorong untuk mengolahnya secara produktif. Kegiatan ini juga menjadi ajang pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk memahami ekologi pesisir, konservasi lingkungan, dan kewirausahaan hijau.

Hasil temuan ini akan dilanjutkan dengan:

Uji laboratorium (uji proksimat) untuk mengetahui kandungan NPK secara detail,

Verifikasi taksonomi ilmiah,

Uji efektivitas pupuk terhadap komoditas hortikultura,

Pelatihan dan pendampingan warga pesisir untuk budidaya dan pengolahan rumput laut berkelanjutan.

“Bayangkan, apa yang selama ini dianggap limbah ternyata dapat menjadi sumber penghasilan dan keberlanjutan bagi warga pesisir,” tegas Yohanes. Temuan ini menjadi langkah awal menuju kedaulatan pangan, pengelolaan laut bijak, dan konservasi lingkungan berbasis masyarakat.

Baca Juga  Reklamasi Pantai di Bolsel: Memisahkan Fakta dari Opini

 

Penulis : Amatus.Rahakbauw.K

Berita Terkait

KONI Medan Dukung The Khourt Independence Padel Tournament, Cetak Atlet Baru
BPBD Batu Bara Salurkan Bantuan untuk Keluarga Korban di Pangkalan Dodek
Walikota Tanjungbalai Sambut Hangat Silaturahmi Dan Lanal TBA Letkol Laut P Sigit Ryanto
Warga Desa Lubuk Hulu Minta Kembalikan Lahan 42 Hektare, Klaim Warisan Leluhur
GANESPA mendesak Gubernur Banten segera menertibkan warung liar di bantaran Setu Ciledug, Pamulang
Pansus BUMD DPRD Batu Bara minta Ranperda Batra Berjaya difasilitasi ulang
Batra Berjaya naik status jadi BUMD, DPRD Batu Bara setujui laporan Pansus
Don Muzakir perintahkan Tani Merdeka Sumut kawal program Presiden Prabowo

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:03 WIB

KONI Medan Dukung The Khourt Independence Padel Tournament, Cetak Atlet Baru

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:53 WIB

BPBD Batu Bara Salurkan Bantuan untuk Keluarga Korban di Pangkalan Dodek

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:31 WIB

Walikota Tanjungbalai Sambut Hangat Silaturahmi Dan Lanal TBA Letkol Laut P Sigit Ryanto

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:05 WIB

Warga Desa Lubuk Hulu Minta Kembalikan Lahan 42 Hektare, Klaim Warisan Leluhur

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:21 WIB

GANESPA mendesak Gubernur Banten segera menertibkan warung liar di bantaran Setu Ciledug, Pamulang

Berita Terbaru

Polri

Polres Tanjungbalai Beri Pengamanan Jamaah Ibadah

Minggu, 2 Agu 2026 - 22:28 WIB

News

Syukuran Hari Jadi Ke-24 Tahun Kabupaten Murung Raya

Minggu, 2 Agu 2026 - 17:42 WIB

You cannot copy content of this page